Yudisium XIV Fakultas Pendidikan Unhi, Dekan: Jangan Berhenti Belajar

Dekan Fakultas Pendidikan Unhi Denpasar bersama para kaprodi dan lulusan terbaik pada acara yudisium, Kamis (10/9).
178 Melihat

DENPASAR, posbali.co.id – Fakultas Pendidikan Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar menggelar Yudisium XIV pada Kamis (10/9) bertempat di Hotel Grand Santhi, Denpasar. Sebanyak 33 lulusan dilepas pada acara yudisium kali ini. Secara rinci, 13 orang dari Prodi Pendidikan Agama Hindu, 11 orang dari Prodi Pendidikan Seni Tari Keagamaan Hindu, 6 orang dari Prodi Pendidikan Seni Karawitan Keagamaan Hindu, dan 3 orang dari Prodi Pendidikan Seni Rupa dan Ornamen Hindu.

“Saya selaku civitas akademika Fakultas Pendidikan Unhi sangat berbahagia para mahasiswa bisa lulus sebanyak 33 orang. Kini yudisiawan-yudisiawati sah menjadi sarjana dengan gelar S.Pd. Selamat atas kelulusannya,” ujar Dekan Fakultas Pendidikan Unhi, Prof. Dr Ida Ayu Gede Yadnyawati, M.Pd, dalam acara yudisium yang mengangkat tema “Membangun Generasi Cerdas Berkarakter Luhur, Demi Kejayaan Indonesia Maju” ini.

Prof. Yadnyawati mengatakan, setelah mengakhiri studi di universitas, selanjutnya yudisiawan-yudisiawati kembali melanjutkan hidup di masyarakat. Dengan bekal kompetensi yang didapat selama pendidikan di Unhi, diharapkan para lulusan bisa mengabdikan diri untuk kemajuan masyarakat, bangsa, dan negara. Di samping itu, Dekan berpesan kepada para lulusan untuk tetap terus belajar. “Belajar dan bekerja. Kita tidak boleh berdiam diri walau sudah lulus menjadi sarjana. Hidup di masyarakat, masalah sangat kompleks. Harus bisa menghadapi masalah yang ada,” katanya.

Yudisium XIV Fakultas Pendidikan Unhi yang berlangsung di tengah situasi pandemi Covid-19 dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Semua peserta dan hadirin diwajibkan memakai masker, mencuci tangan sebelum mengikuti acara, jaga jarak, dan tidak berkerumun. Prof. Yadnyawati mengajak mengikuti protokol kesehatan dalam masa pandemi ini sehingga semuanya tetap sehat, selamat, dan rahayu.

Acara yudisium dihadiri Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Unhi, Dr. I Wayan Muka, S.T., M.T. Dalam kesempatan itu, dia mengucap syukur atas kelulusan 33 orang mahasiswa Fakultas Pendidikan. “Merupakan sebuah kebahagiaan bagi mahasiswa telah berhasil menyelesaikan studi sehingga bisa diyudisium. Setelah melewati berbagai tantangan, hambatan, selama menjalani studi, kini bisa menyandang gelar sarjana pendidikan,” ucapnya.

Dr. Muka mengatakan, setelah lulus para mahasiswa menjadi alumni Unhi. Artinya, tetap menjadi bagian dari Unhi dan membawa nama almamater di masyarakat. “Sesuai tema yudisium ini, jadilah generasi cerdas berkarakter luhur, juga harus bisa menjadi insan mandiri, bergotong royong, melakukan interaksi, dan bisa beradaptasi di tengah-tengah masyarakat. Itulah cerminan lulusan Unhi,” pungkasnya. 026

1 Comment

  1. Tetap semangat untuk selalu bisa membangun generasi cerdas dan berbudi luhur, agar berguna bagi nusa dan bangsa ❤️

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.