WMD Sinergi Pemkot Denpasar Cetak Pengusaha Muda

Ket foto : Walikota Denpasar, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, SE, MSi (pegang mike) disela-sela pembukaan Festival Wirausaha Muda Denpasar di Plaza Renon.
Ket foto : Walikota Denpasar, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, SE, MSi (pegang mike) disela-sela pembukaan Festival Wirausaha Muda Denpasar di Plaza Renon.
1,047 Melihat

DENPASAR, posbali.co.id – Selama dasa warsa atau 10 tahun berdirinya Wirausaha Muda Denpasar (WMD), kini sudah mampu mendukung pertumbuhan pengusaha di Denpasar hingga 5%. Keberhasilan ini juga menjadikan Denpasar sebagai Kota Budaya yang masuk dalam 10 besar nasional yang berhasil melakukan ekonomi inklusif. Bahkan, Walikota Denpasar, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, SE, MSi juga ikut memberi apresiasi. “Jika kurang dari 3% pengusaha jangan berharap punya pertumbuhan ekononi yang baik dan ternyata Denpasar sudah 5% pengusahanya sekarang,” ujar Walikota Rai Mantra usai membuka Festival 10 Tahun WMD Membangun Denpasar di Plaza Renon, Denpasar, Sabtu (23/11/2019).

Festival Wirausaha Muda Denpasar berlangsung tanggal 23-24 November 2019, akan membuktikan terjadinya pertumbuhan ekonomi berkualitas di Kota Denpasar dengan kembali lahirnya wirausaha muda. Pembangunan sektor ekononi yang didukung generasi muda kreatif ini ditegaskannya dilakukan secara menyeluruh bahkan melibatkan kalangan disabilitas agar ikut produktif. Sehingga satu dekade WMD telah mampu melahirkan 300 alumni. Komitmen dan kerjasama ini sangat didukung pemerintah sehingga terus terjadi perputaran ekonomi, pemerataan serta terbukanya akses berusaha termasuk akses pasar.

Saat ini wirausaha muda kembali diingatkan agar terus meningkatkan kapasitas diri ditengah tantangan era 4.0 yang berbasis teknologi. Diharuskan untuk terus memiliki inovasi dan kreatifitas yang tentunya mengedepankan kinerja yang efektif dan efesien. Generasi muda juga disarankan tidak kaku dalam mengembangkan model bisnis agar seauai kebutuhan pasar. “Perubahan model bisnis sudah terjadi sekarang. Peluang dan kesempatan tidak saja di dunia usaha di pemerintahan juga terjadi. Dituntut kreatif melihat peluang didukung mental yang kuat. Mau kere apa mau aktif,” tegas walikota dua periode ini.

Pada kesempatan tersebut Ketua Umum Wirausaha Muda Denpasar, Dr. I Putu Wirama menyampaikan apresiasi kepada Pemkot Denpasar khsusunya kepada Walikota Rai Mantra yang hadir sebagai inisiator WMD. Melalui tema 10 Tahun WMD Membangun Denpasar, Festival yang berlangsung dua hari ini menjadi kegiatan puncak dari kegiatan rutin tahunan WMD. “Diawali WMD Goes To School , Lomba Wirausaha muda Denpasar, yang mana kegiatan festival ini terdiri terdiri dari Expo wirausaha muda Denpasar, Enterpreneur TalkShow, Reuni 10 Tahun Wirausaha Muda Denpasar, dan Grand Final Lomba Wirausaha Muda Denpasar X,” terangnya.

Kegiatan Festival tahun ini menjadi sangat spesial karena diisi kegiatan Expo yang menghadirkan 10 stand yang merupakan perwakilan angkatan WMD dari tahun 2010 sampai 2019. Sehingga hadir sebagai representatif dari semua anggota WMD yang kini berjumlah 300 pengusaha. Serta dimeriahkan Enterpreneur Talk Show untuk mengupas peluang dan strategi menjadi seorang pengusaha. Dari sisi dukungan pemerintah, pengelolaan keuangan, marketing digital, pemanfaatan social media meningkatakn penjualan, peluang usaha start up, bahkan hingga bagaimana seniman juga bisa berbisnis. Terpenting yakni bagaimana peran organisasi dalam menciptakan ekosisitem yamg mampu saling mendukung.

“Kita juga memberi kesempatan bergabung di komunitas Wirausaha Muda Denpasar. Dengan bergabungnya mereka di komunitas kita, lingkungan bisnis ekosistem yang sudah terbentuk di sini, jadi bisa meningkatkan skill dan saling kerjasama,” bebernya lanjut mengatakan Festival WMD yang diikuti 71 peserta ini juga akan memperebutkan hadiah untuk pengembangan modal usaha serta berkesempatan belajar di Rumah Perubahan Rhenald Kasali “School of Entrepreneur” (Jakarta, Indonesia). “Kegiatan ini sebenarnya kegiatan yang berulang-ulang. Ibaratnya seperti circle jadi awalnya mereka mendapatkan pelatihan ke Rhenald Kasali kemudian mereka melatih kemudian mereka berlomba jadi seperti putaran yang selalu mencetak wirausaha,” tandasnya. 016

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.