Waspada dan Disiplin Jaga Kesehatan

Putri Suastini Koster
139 Melihat

BULELENG, posbali.co.id – Ketua TP PKK Provinsi Bali, Putri Suastini Koster, secara berkesinambungan terus melakukan sosialisasi dan edukasi mengenai bahaya virus corona (Covid-19), yang menyebabkan gangguan pada pernapasan hingga dapat menyebabkan penderitanya meninggal dunia.

“Seluruh masyarakat Bali diminta untuk lebih waspada dan disiplin menjaga kesehatan dengan menerapkan protokol kesehatan, apalagi saat ini tatanan kehidupan era baru sudah mulai aktif,” kata Putri Koster saat menyerahkan bantuan sembako kepada warga Banjar Suka-Duka Batur, Desa Anturan, Buleleng, Sabtu (11/7).

Pada kesempatan tersebut, istri Gubernur Bali Wayan Koster ini juga mengedukasi masyarakat untuk tidak takut kembali produktif. Namun agar tetap aman dari Covid-19 hendaknya senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, atau tidak pernah meninggalkan penyanitasi tangan yang berbasis alkohol jika bepergian keluar rumah, dan menggunakan masker dengan baik (menutup hidung hingga dagu) serta menerapkan etika batuk/ bersin.

“Selain itu, usahakan mengkonsumsi gizi seimbang (memasak daging hingga matang), rajin berolahraga, cukup istirahat, dan menghindari stres,” jelasnya.

Seniman multitalenta ini mengingatkan pentingnya menggunakan masker dalam berkegiatan, mengingat saat ini warga sudah kembali bebas untuk beraktivitas. “Kondisi ini mengharuskan kita lebih waspada terhadap diri kita sendiri, terutama bagi pemilik penyakit bawaan dalam tubuh. Dan yang lanjut usia, usahakan untuk tidak keluar rumah karena memiliki sifat lebih rentan untuk menerima virus bagi tubuhnya,” tegas Putri Koster.

Pada acara ini, sebanyak 77 KK di Banjar Suka-Duka Batur, Desa Anturan, Buleleng menerima paket berisi 2 bungkus minyak, 1 gula pasir, dan 10 kg beras. Selain itu, diserahkan 1000 masker, kalender, dan leaflet bagi warga.

Untuk diketahui, hingga saat ini, sebanyak 410 ton beras dan 103.000 masker telah disalurkan oleh TP PKK kepada warga terdampak Covid-19, yang tidak masuk ke dalam daftar penerima bantuan dari pemerintah. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian TP PKK sehingga gotong-royong di tengah masyarakat dapat kembali di bangun dan diaktifkan karena semuanya adalah warga Bali yang senasib sepenanggungan.

“Selain itu, segenap aktivitas dan tanggung jawab yang dimiliki harus dilakukan dengan senang hati serta tulus ikhlas, sehingga kita semua akan bekerja tanpa beban dan imun tubuh akan meningkat. Dengan demikian, virus tidak akan mudah masuk ke dalam tubuh kita,” tandas Putri Koster. alt

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.