Warmadewa College Hadir Lengkapi Kompetensi Teknis Mahasiswa

1,154 Melihat

DENPASAR, posbali.co.id – Era Revolusi Industri 4.0 membuka panggung persaingan tanpa batas. Dalam kondisi sedemikian rupa, seorang sarjana tidak akan dapat bersaing optimal jika hanya menguasai theoretical skill. Mereka akan sangat terbantu untuk eksis dengan penguasaan kompetensi-kompetensi teknis (technical skill).

Melihat kondisi dan kebutuhan sedemikian rupa, Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali (YKKPB) melalui Warmadewa College (Wacol) menyiapkan ruang pelatihan kompetensi keahlian bagi sarjana dan kalangan umum. Kompetensi inilah yang sering disebut dengan program “sarjana plus” untuk menyiapkan sumber daya manusia untuk siap kerja.

“Saat ini setiap lulusan sarjana itu harus dibekali kompetensi yang dibuktikan dengan sertifikat pendamping ijazah (sesuai Permendikbud Nomor 81 tahun 2014 tentang Ijazah, Sertifikat Kompetensi, dan Sertifikasi Profesi Pendidikan Tinggi, red). Tentu kita dukung peraturan ini, dan di Warmadewa sudah memiliki Warmadewa Collage yang arah tujuannya untuk mempersiapkan kompetensi lulusan Warmadewa yang kita sebut dengan sarjana plus,” kata Ketua YKKPB, Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si., didampingi Direktur Warmadewa College, Dewa Made Surayadnya, S.S. beserta jajaran di Kampus Universitas Warmadewa (Unwar), Denpasar, Kamis (29/8) dalam PKKMB Unwar tahun 2019.

Dikatakan, program sarjana plus adalah sarjana yang telah memiliki kompetensi di bidang keilmuan sesuai dengan program studinya, kemudian ditambah dengan bekal kompetensi khusus sesuai dengan talenta yang dimiliki setiap mahasiswa. Jika seorang sarjana biasa hanya akan akan membawa pulang ijazah, maka sarjana plus ini selain membawa pulang ijazah selepas pendidikan, juga akan membawa surat keterangan pendamping ijazah (SKPI) sebagai bukti kompetensi yang dimilikinya.

“Kompetensi-kompetensi itu diberikan melalui kursus dan pelatihan singkat yang bisa memberikan bekal pengetahuan dan teknis tertentu dalam rangka menghadapi pasar kerja dan pangsa kerja yang ada di masyarakat,” tegas Wisnumurti.

Sementara itu, Dewa Made Surayadnya, mengungkapkan, sebagai ruang pengasahan kompetensi, Warmadewa Collage memiliki empat unit bagian, yakni sebagai pelaksana kursus dan pelatihan, pelatihan kerja (profesional), sertifikasi kompetensi, dan sebagai ruang uji kompetensi profesional. Secara keseluruhan, ada 18 program keahlian yang dibuka secara umum, serta menyediakan berbagai jenjang keahlian.

“Program pelatihan kerja kita meliputi program keahlian bahasa asing (bahasa Inggris, bahasa Jepang, bahasa Korea), Program Keahlian Leadership And Administrator (Fokus Pada Administrasi Perkantoran), Program Keahlian Bisnis Wirausaha Sukses, Program Keahlian Akunting, Program Keahlian Relation Officer (Public Relation, Public Speaking, MC, Dan Jurnalistik), Program Keahlian Komputer (Komputer Akuntansi, Komputer Struktur, Digital Marketing), serta Program Keahlian Entertainment (Program Fotografi dan Profesional Make Up Artist),” paparnya.

Keseluruhan program yang disediakan, memberikan kebebasan pada mahasiswa dalam memilih program yang ingin diikuti dan mengatur jadwalnya pelatihan. Mereka juga akan didampingi para instruktur berkompeten yang berasal dari para praktisi ahli di bidangnya. “Kami memiliki 30 orang instruktur yang semuanya expert di bidangnya, sesuai dengan program masing-masing,” terangnya beriring antusiasme mahasiswa baru terhadap pemaparan materi, dan memilih salah satu dari program yang disiapkan. 015

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.