Warga Sidan Keluhkan Ulah Investor Kerjakan Proyek Tak Sesuai Kesepakatan

Pengerjaan jalan menuju lahan investor yang menjadi masalah antara penyanding dan investor di Desa Sidan, Gianyar.
258 Melihat

GIANYAR, posbali.co.id – Salah seorang warga Desa Sidan, Gianyar, Ngakan Made Alit Dusyanta, mengeluhkan ulah investor yang mengerjakan proyek tidak sesuai dengan kesepakatan beberapa tahun lalu. Investor bekerja tanpa sosialisasi terlebih dulu kepada penyanding.

Dusyanta, Kamis (22/7/2021) mengungkapkan, pada awal pengerjaan proyek di belakang rumahnya, selaku penyanding dia tidak pernah diberitahukan. “Saat itu saya kaget kok ada proyek? Selaku penyanding saya tidak dimintai izin,” sebutnya.

Oleh Bendesa Adat Sidan saat itu, kata dia, hanya dia yang belum tanda tangan. Sementara penyanding yang lain dikatakan sudah setuju. “Mungkin kalau saya diam, mereka juga diam tidak ada pemberitahuan,” sesalnya.

Sempat dilakukan mediasi di kantor desa, dan disepakati apapun yang akan dikerjakan investor agar memberitahu dia selaku penyanding. Selain memberitahu, investor juga wajib menghadirkan dia selaku penyanding sebelum mengerjakan proyek.

Realitanya, kata Dusyanta, dia sama sekali tidak diberitahu setiap ada pengerjaan proyek, terutama pengerjaan jalan di selatan rumahnya. “Jangankan diminta hadir, diberitahu saja tidak. Ini bukan masalah uang, tetapi harga diri,” ucapnya bernada kesal.

Puncaknya, beberapa waktu lalu, investor mengerjakan proyek seenaknya. Saat diberitahu bukannya peduli, justru dia dicueki begitu saja. “Kesepakatan yang pernah kami buat dulu sama sekali tidak diindahkan. Karena kesel, saya lapor ke perbekel,” tegasnya.

Perbekel Sidan, I Wayan Sukra Suyasa, berujar permasalahan itu sudah selesai, sudah dilakukan mediasi di kantor desa. “Tadi sudah kami mediasi, dan penyanding, investor dan pekaseh sudah membuat kesepakatan. Permasalahannya hanya jalan menuju lahan investor. Penggunaan dan kepemilikan jalan tersebut sudah disepakati semua pihak,” ucapnya.

Suyasa juga menegaskan kepada investor, karena Desa Sidan merupakan desa wisata, dia minta agar di lahan tersebut tidak digunakan untuk perumahan. Kalau untuk perumahan tidak akan diizinkan, tetapi kalau untuk bungalow atau vila akan diizinkan. “Saya minta mereka membuat usaha yang mendukung Desa Sidan sebagai desa wisata,” serunya. 011

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.