Utsawa Dharmagita Wahana Perkuat Literasi Keagamaan Hindu

Peserta Utsawa Dharmagita (UDG) Tingkat Nasional ke-14 tahun 2021.
1,085 Melihat

JAKARTA, posbali.co.id – Utsawa Dharmagita (UDG) Tingkat Nasional ke-14 tahun 2021 secara resmi dibuka pada Minggu (17/10/2021) secara hybrid. UGD 2021 dibuka oleh Presiden RI Joko Widodo melalui sambutan yang ditayangkan secara virtual.

Ketua Panitia UDG ke-14, Desak Putu Sri Astiti, menyampaikan, total peserta UDG tahun ini sebanyak 587 orang dan semua provinsi telah menyelesaikan proses perekaman video peserta lomba UDG yang sudah dimulai sejak Juli 2021 lalu. “Perekaman video per provinsi sudah kita mulai sejak bulan Juli, namun sempat tertunda karena pandemi, lalu kita lanjutkan bulan September dan telah selesai pada 3 Oktober kemarin,” ujarnya.

Proses penjurian akan berlangsung selama empat hari dan berakhir pada Rabu (20/10) dengan menghadirkan juri dari berbagai daerah di antaranya dari Lampung, DI Yogyakarta, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Ada tujuh kategori lomba dengan 25 perlombaan pada UDG ke-14 tahun ini. Ketujuh kategori lomba itu adalah lomba sloka, lomba palawakya, lomba kakawin, lomba dharma wacana bahasa Indonesia, lomba dharma wacana bahasa Inggris, lomba nyanyian keagamaan, serta lomba menghafal sloka. Malam penganugerahan Piala Bergilir UDG akan dilaksanakan pada Kamis (21/10/2021) malam di Jakarta.

Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid Sa’adi, mengapresiasi digelarnya UDG. Menurut Wamenag, event ini sangat strategis dalam penguatan literasi keagamaan umat Hindu. “Salah satu cara untuk meningkatkan literasi agama adalah melalui dharmagīta, yaitu nyanyian atau kidung suci keagamaan,” terang Wamenag saat memberi sambutan pada pembukaan UDG di Jakarta, Minggu (17/10/2021).

Hadir dalam pembukaan sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju, para Pandita dan Pinandita, sejumlah Gubernur, Bupati, dan Wali Kota, anggota DPR dan DPD RI, Ketua Dharma Adhyaksa, Ketua Umum Pengurus Harian, dan Ketua Sabha Walaka PHDI. Hadir juga Dirjen Bimas Hindu Trihandoko Seto; Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief, dan Dirjen Bimas Katolik Yohanes Bayu Samodro.

“Salah satu media pelestarian dan pengembangan dharmagīta adalah melalui kegiatan Utsawa Dharmagīta. Kegiatan ini diharapkan menjadi ajang pembuktian kemampuan olah seni suara para peserta/utusan dari Provinsi di seluruh Indonesia,” sambung Zainut.

Menurutnya, UDG tingkat nasional bukan hanya hajatan kompetisi belaka atau hanya untuk mencari juara. Lebih dari itu, UGD adalah sebagai langkah untuk mengenalkan agama Hindu kepada generasi muda agar lebih dihayati dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. “Ajang UDG juga merupakan sarana umat Hindu untuk mendekatkan diri kepada Tuhan dan menggali makna holistik ajaran Hindu untuk dijadikan spirit berbangsa dan bernegara,” pesannya.

Dharmagita cermin kekayaan budaya umat Hindu di bidang seni yang juga membangkitkan rasa spiritual keagamaan sesuai daerah masing-masing. “Nilai-nilai ajaran agama Hindu yang adiluhur tersirat di dalam pustaka-pustaka suci Hindu, baik yang berbahasa Sansekerta, Jawa Kuna maupun yang berbahasa daerah. Susastra Hindu tersebut perlu digali dan diaktualisasikan melalui seni keagamaan agar memudahkan pemahaman dan penghayatannya,” harap Wamenag.

Wamenag juga mengapresiasi tema dalam UDG Tingkat Nasional XIV Tahun 2021 yakni, “Menumbuh kembangkan Literasi Agama dan Moderasi Beragama untuk Mewujudkan Masyarakat Umat Hindu yang Cerdas dan Berintegrasi”. Menurutnya, tema ini sejalan dengan program prioritas Kementerian Agama. “Semoga kegiatan ini berjalan dengan lancar dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi pengembangan literasi agama dan moderasi beragama di Indonesia,” tutupnya. 026

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.