Usai Dipelaspas, The Garcia Ubud Siap Soft Lauching

Ket foto : Direktur Utama The Garcia Ubud, Tjokorda Alit Darma Putra, SH (kiri) saat upacara Melaspas, Jumat (27/12/2019).
Ket foto : Direktur Utama The Garcia Ubud, Tjokorda Alit Darma Putra, SH (kiri) saat upacara Melaspas, Jumat (27/12/2019).
1,294 Melihat

GIANYAR, posbali.co.id – Mempersiapkan diri untuk melakukan soft opening The Garcia Ubud salah satu resort di Lodtunduh, Ubud melaksanakan upacara Rsi Gana dan Melaspas, Jumat (27/12/2019). Upacara ini sebagai tanda pembersihan atau penyucian bangunan yang baru selesai dibangun untuk menetralisir energi negatif agar kembali menjadi energi positif, serta terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. Owner Representative The Garcia Ubud I Gede Rai Arsana mengatakan, akhir tahun 2019 pihaknya mulai menerima tamu. “Setelah melaspas kita akan trial dulu, tamu dari para rekanan dan mitra kami. Tanggal 30 dan 31 kita mulai isi menunggu proses finishing hotel secara keseluruhan,” ungkapnya.

Gede Rai Arsana menjelaskan kegiatan Mecaru Rsi Gana, Pemakuhan dan Pemelaspasan didukung penuh Kelian Adat Banjar Silungan, Desa Lodtunduh, Dewa ketut Oka sebagai pemucuk (ketua panitia) karya. Bahkan sekaa gong, sekaa santhi, wayang, topeng hingga pemangku keseluruhannya dari Desa Silungan. Mendapatkan dukungan dari masyarakat dan juga desa adat setempat pihaknya berkomitmen ikut memajukan Desa Lodtunduh sebagai ‘Desa Wisata’. “Target kita nantinya Januri akhir kita akan start untuk loaunching soft openingnya. Karena perkiraannya Maret kita baru grand opening setelah merampungkan Camelia Restaurant. Konsep Garcia sendiri bagaimama kita bisa menghargai budaya. Tujannya untuk menghargai peninggalan haritage baik dengan desa, subak termasuk masyarakat dan lingkungan. Kalaborasi ini nanti ada mamfaat buat masyarakat, lngkungan dan pemerintah,” ujarnya.

Direktur Utama The Garcia Ubud, Tjokorda Alit Darma Putra, SH mengatakan akomodasi ini merupakan usaha di sektor hospitality yang pertama dgarap oleh ownernya Ir. Ketut Gede Yudantara yang juga merupakan putra daerah dari Gianyar. Sebagai bagian dari visi-misi pendiri yang berharap mampu menyerap tenaga kerja lokal secara optimal. The Garcia Ubud merupakan 5-Star Boutique Resort, hadir dengan konsep high end lifestyle resort. Memiliki total kamar sebanyak 48, terdiri dari 42 deluxe room dan 6 suites room serta 9 unit private pool villa. Dilengkapi dua buah kolam renang, restoran, Spa, kids club, ruangan meeting, gymnasium dan yoga center. Udara yang sangat sejuk khas Ubud akan menjadi salah satu alasan untuk wisatawan berlama-lama tinggal di resort yang rencananya akan diresmikan pada bulan Maret mendatang ini.

Sebagai bentuk kecintaan dalam pengembang pariwisata di Bali Tjokorda Alit Darma Putra juga menjelaskan dalam waktu dekat owner dibawah bendera PT. Puri Menggah Wisata juga akan membangun dua akomodasi pariwisata lainnya di Bali. Pertama, hunian luxury akan dibangun di kawasan kebun teh di Desa Angseri, Baturiti, Tabanan dan satu lagi hotel bintang empat di kawasan Badung selatan. Karena owner lama tinggal di luar Bali rencananya juga akan dibangun hotel yang didukung wahana air di daerah kebun teh di Solo. “Garcia adalah unit hotel yang pertama yang akan selesai. Kemudian akan kita bukin yang luxery diatas bintang lima dan bikin juga bintang 4. Selanjutnya juga investasi di luar Bali, kita punya kebun teh di Solo, di Kemuning. Kita juga akan bikin disana, konsepnya hotel dan intertainment ada wahana bermain seperti water boom,” ungkapnya. 016

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.