Unhi Denpasar Terus Kembangkan Prodi yang Dibutuhkan Masyarakat

Acara Wisuda Sarjana ke-55 dan Doktor ke-14 Unhi Denpasar, Rabu (29/5) di Hotel Grand Inna Bali Beach, Sanur.
758 Melihat

DENPASAR, posbali.co.id – Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar terus mengembangkan program studi-program studi yang dibutuhkan masyarakat. Tahun ini Unhi telah memiliki Prodi Ilmu Hukum Adat, yang merupakan program studi yang mempersiapkan sumber daya manusia yang kompeten dalam mengelola desa adat. Prodi lain yang juga sudah disetujui oleh Kemenristekdikti adalah Prodi Sistem Informasi.

Hal tersebut disampaikan Rektor Unhi Denpasar, Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, MS pada Acara Wisuda Sarjana ke-55 dan Doktor ke-14, Rabu (29/5) di Hotel Grand Inna Bali Beach, Sanur, Denpasar.

“Universitas Hindu Indonesia berupaya terus memberikan layanan pendidikan tinggi sesuai dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pemangku kepentingan tanpa meninggalkan nilai-nilai agama dan budaya Hindu,” ujar Prof. Damriyasa.

Rektor menjelaskan, perubahan universitas dunia sangat pesat. Arus globalisasi serta era revolusi industri 4.0 yang dikenal dengan fenomena disruptive innovation menuntut perguruan tinggi untuk berubah. Menghadapi hal tersebut, Unhi sudah mengembangkan manajemen data digital yang terintegrasi dalam layanan akademik maupun tata kelola universitas.

“Kami sadar bahwa kerja sama internal maupun eksternal merupakan modal utama dalam menghadapi tantangan ke depan yang semakin besar dengan semakin meningkatnya kompleksitas kehidupan sosial, ekonomi dan politik, serta persaingan global. Untuk itu, selain memperkuat tata kelola, Unhi secara aktif menjalin kerja sama dengan berbagai pihak di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.

Prof. Damriyasa juga mengatakan, Unhi tetap berkomitmen membantu mewujudkan harapan pemerintah untuk meningkatkan mutu SDM melalui pemenuhan layanan pendidikan tinggi yang terjangkau oleh masyarakat. Unhi akan merancang program pendidikan sarjana dan pascasarjana bagi para pengelola pemerintah daerah termasuk pemerintahan desa dalam kerangka program open extended campuss, serta menerapkan pembelajaran daring.

Dalam Wisuda Sarjana ke-55 dan Doktor ke-14 ini, Unhi Denpasar mewisuda sebanyak 386 orang. Mereka terdiri atas 6 Sarjana Fakultas Ilmu Agama, Seni, dan Budaya; 321 Sarjana Fakultas Ekonomi Bisnis dan Pariwisata; 8 Sarjana Fakultas Teknologi Informasi dan Sains; 13 Sarjana Fakultas Teknik; 17 Sarjana Fakultas Pendidikan; 8 Sarjana Fakultas Kesehatan; dan 13 Doktoral. Sementara itu, jumlah mahasiswa Unhi saat ini sebanyak 3.421 orang yang terdiri dari 2.714 orang S1, 576 orang S2, dan 131 orang S3.

Acara wisuda Unhi Denpasar dihadiri Ketua Yayasan Pendidikan Widya Kerthi, Dirjen Bisma Hindu Kemenag RI, Ketua Umum PHDI Pusat, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) Wilayah VIII, serta pimpinan PTN dan PTS se-Bali.

Kepala LL Dikti Wilayah VIII, Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, M.Si dalam sambutannya mengatakan, Unhi sudah mengalami kemajuan yang cukup pesat. Ia berpesan kepada Unhi untuk terus meningkatkan SDM dan manajerial guna semakin meningkatkan kepercayaan publik terhadap perguruan tinggi ini. “Semua prodi di Unhi sudah terakreditasi, untuk itu selanjutnya kami tunggu Unhi menambah prodi-prodi baru,” ucapnya. 026

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.