Umrah Dihentikan Sementara, Semoga Ibadah Haji Tetap Jalan

466 Melihat
POS BALI/NAS
FOTO – Anggota Komisi III DPD RI AA Gde Agung saat reses terkait dengan penyelanggaran ibadah haji.

MANGUPURA – Wabah Corona Virus (Covid-19) membuat pemerintah Arab Saudi menghentikan sementara kegiatan umrah. Ha itu membuat sejumlah kalangan cemas pengentian berlanjut pada pelaksanaan haji dari Indonesia pada tahun 1441 H atau tahun 2020. Kecemasan itu terungkap dalam acara reses Anggota DPD RI Anak Agung Gde Agung, Senin (9/3) kemarin di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Badung.

Secara tegas Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Provinsi Bali H Kusnul Hadi, sangat mengharapkan pelaksanaan ibadah haji tahun ini tidak dibatalkan. “Kalau umrah kan yang bisa dilakukan sewaktu-waktu jadi mengikuti perkembangan. Tetapi haji ini satu tahun kan hanya sekali, tentu harapan kami tidak dibatalkan,” ujarnya.

Turut hadir Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Badung I Gusti Agung Gede Manguningrat. Hadir pula pihak dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Bali, MUI Kabupaten Badung, Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH), Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI), dan sejumlah undangan lainnya.

Hal senada juga disampaikan Anggota DPD RI Anak Agung Gde Agung. “Saya juga mengharapkan demikian (pelaksanan haji tahun ini tidak dibatalkan, red). Juni ini kan sudah masuk bulan haji, harapan saya dan mudah-mudahan Tuhan mengabulkan, semoga April ini sudah selesai virus corona ini,” harapnya.

Untuk itu, Gde Agung yang juga Penglingsir Puri Ageng Mengwi ini berharap segala proses dalam pelaksanaan haji tetap dilakukan. Dengan demikian, jika tidak ada pembatasan seperti yang dikhawatirkan saat ini, semua sudah siap.

Tak kalah pentingnya, lanjut Bupati Badung periode 2005-2015, pemerintah harus bisa memberikan penanganan virus corona ini secara tepat dan cepat, sehingga tidak ada keraguan dari pihak manapun menerima warga negara Indonesia maupun masuk warga dari negara lain masuk ke Indonesia.

“Intinya kita harus melihat dua hal di sini. Kaitannya dalam penyelenggaraan haji, kita harapkan negara lain bisa menerima kita. Sementara dari segi kepariwisataan kita menerima wisatawan yang datang,” tandas Gde Agung. 020

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.