Tuhan bukan Preman Agama

2,683 Melihat

Mimbar Protestan – Saortua Marbun

Tepat sekali. Tuhan bukanlah preman. Lebih jauh, Tuhan tidak memerlukan preman, dan tentu saja, Tuhan tidak perlu memelihara para preman, sekali pun “preman tersebut mengklaim sebagai “preman atas nama “tuhan”, “preman atas nama agama”. Jika kita membaca kembali Kitab Kejadian, di sana tertulis:

Berfirmanlah Allah: “Jadilah terang.” Lalu terang itu jadi. Allah melihat bahwa terang itu baik, lalu dipisahkan-Nyalah terang itu dari gelap. Dan Allah menamai terang itu siang, dan gelap itu malam. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari pertama. Berfirmanlah Allah: “Jadilah cakrawala di tengah segala air untuk memisahkan air dari air.” Maka Allah menjadikan cakrawala dan Ia memisahkan air yang ada di bawah cakrawala itu dari air yang ada di atasnya. Dan jadilah demikian. Lalu Allah menamai cakrawala itu langit. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari kedua. Berfirmanlah Allah: “Hendaklah segala air yang di bawah langit berkumpul pada satu tempat, sehingga kelihatan yang kering.” Dan jadilah demikian. Lalu Allah menamai yang kering itu darat, dan kumpulan air itu dinamai-Nya laut. Allah melihat bahwa semuanya itu baik. Berfirmanlah Allah: “Hendaklah tanah menumbuhkan tunas-tunas muda, tumbuh-tumbuhan yang berbiji, segala jenis pohon buah-buahan yang menghasilkan buah yang berbiji, supaya ada tumbuh-tumbuhan di bumi.” Dan jadilah demikian. Tanah itu menumbuhkan tunas-tunas muda, segala jenis tumbuh-tumbuhan yang berbiji dan segala jenis pohon-pohonan yang menghasilkan buah yang berbiji. Allah melihat bahwa semuanya itu baik. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari ketiga.” (Kitab Kejadian 1:3-13).

Tuhan, Allah, Yang Maha Esa adalah Pencipta alam semesta beserta seluruh isinya. Tuhan tidak hanya menciptakan satu benua atau satu samudera. Tuhan menciptakan seluruh daratan, seluruh lautan. Ia adalah pemilik alam semesta. Tuhan, adalah Allah atas segala keberadaan. Kebenaran ini, mematahkan semua ide bahwa “satu benua tertentu dikuasai oleh tuhan tertentu, belahan dunia tertentu dikuasai oleh allah tertentu.” Allah, menurut Alkitab tidak memiliki gagasan bahwa ada “allah di atas, ada allah di tengah, ada pula allah di bagian bawah, ada allah di bagian utara, dan seterusnya.” Allah adalah Tuhan atas segala yang ada, tidak dibatasi dimensi ruang, waktu. Allah berdaulat penuh, namun Dia tidak arogan, Dia tidak berlagak preman. Lebih lanjut, dalam kemahakuasaan-Nya, Tuhan tidak pernah melibatkan “preman-preman ilahi” dalam segala karya-Nya. Tuhan sama sekali tidak mengundang investor maupun para desainer, ketika alam semesta diciptakan, ketika dasar-dasar dari segala yang ada muncul. Alkitab berkata, Allah menciptakan semuanya dengan “berfirman” dan “jadi”.

Baik cakrawala, laut, darat, dan juga tumbuh-tumbuhan diciptakan oleh Allah. Bukan itu saja, Tuhan tidak memakai bahan apa pun selain firman-Nya untuk menciptakan semua-Nya. Seluruh ranah itu, cakrawala, darat, air, terang dan kegelapan, hari, senja, tumbuh-tumbuhan dan semuanya – sebutkan apa saja isi alam – diciptakan oleh Allah. Dengan kata lain, semuanya itu hadir dan muncul oleh karena Allah berfirman.

Siapakah manusia itu di hadapan-Nya? Pantaskah, jika ada sekelompok orang yang mengaku sebagai penerima mandat dari Tuhan, lalu ia “berlagak sok jago”? Mereka berakting layaknya preman-preman jalanan berlabel “preman suci”. Lingkungan kita, dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara, bumi dan segala yang ada, umat manusia dengan keragaman yang telah ada – semua adalah kekasih-kekasih Tuhan. Umat manusia dikasihi-Nya tanpa terkecuali. Setiap insan dibekali akal, budi, dan rasa – diciptakan menurut “gambar” dan “rupa” Allah – kita semua diciptakan untuk berbakti dan untuk memancarkan kebaikan-Nya. Lalu, mengapa ada orang yang “memancarkan sinar wajah preman-preman ilahi”? Tuhan bukan preman, lebih tepatnya, Tuhan itu Bapa yang maha pengasih.(*)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.