Toko KUD Kubutambahan Terbakar, Kerugian Rp300 Juta

Petugas damkar Buleleng saat berupaya memadamkan api yang melahap sebuah Toko Waserda milik KUD Karma Bumi Amerta Desa Kubutambahan, Selasa (6/10) malam.
737 Melihat

BULELENG, posbali.co.id – Peristiwa kebakaran terjadi di Banjar Dinas Kubu Anyar, Desa/Kecamatan Kubutambahan, Buleleng, Selasa (6/10) sekitar pukul 19.15 Wita. Kobaran api meludeskan Toko Waserda milik KUD Karma Bumi Amerta Desa Kubutambahan. Kerugian ditafsir mencapai ratusan juta rupiah.

Menurut informasi yang diterima, peristiwa kebakaran toko milik KUD yang dikelola oleh Luh Putu Warini (45) selaku Manajer KUD, bermula dari Ketut Surena (60), warga setempat yang merupakan karyawan toko tersebut, sedang berada di toko untuk melayani pembeli. Sekitar pukul 19.15 Wita, Surena melihat ada percikan api yang sudah besar berasal dari gudang belakang. Dia pun langsung meminta tolong kepada warga yang kebetulan berada di sekitar toko dan juga langsung menghubungi pemadam kebakaran (damkar).

Selanjutnya petugas Damkar Unit Kubutambahan datang ke lokasi untuk memadamkan api. Karena api semakin membesar, petugas meminta bantuan Pos Induk Damkar Buleleng untuk membantu memadamkan api. Petugas Pos Induk Dinas Damkar Buleleng mendatangi lokasi.

Api baru bisa dipadamkan secara total sekitar pukul 21.30 Wita, dengan mengerahkan air sebanyak 10 tangki mobil damkar. Peristiwa kebakaran ini sempat menjadi tontontan warga yang kebetulan melintas di Jalan Raya Kubutambahan-Karangasem, sehingga sempat membuat arus lalu lintas macet.

Kabid Pelayanan dan Sarana Prasarana Dinas Damkar Buleleng, Putu Pasek Sujendra, mengatakan, api baru dapat dipadamkan setelah dua jam dengan mengerahkan sejumlah armada damkar dari Pos Kubutambahan dan Pos Induk. “Terkait penyebab dan kerugian akibat peristiwa ini, kami sudah menyerahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib, dalam hal ini kepolisian untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut,” katanya.

Dikonfirmasi seizin Kapolres Buleleng, Kapolsek Kubutambahan, AKP Ketut Wisnaya, mengatakan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Di sekitar lokasi kebakaran sekarang dipasang garis polisi untuk memudahkan proses penyelidikan. “Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Tapi, akibat kejadian tersebut bangunan beserta isi gudang hangus terbakar. Kerugian material ditafsir sekitar Rp300 juta,” terang Kapolsek. 018

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.