Tinjau Tempat Isoter Covid-19 di Klungkung, Pesan Bupati : Laksanakan Prokes Sesuai Imbauan Pemerintah

: Bupati Suwirta bersama Sekda Klungkung meninjau tempat isolasi yang mengalami kerusakan plafon, Minggu (25/7).
: Bupati Suwirta bersama Sekda Klungkung meninjau tempat isolasi yang mengalami kerusakan plafon, Minggu (25/7).
122 Melihat

KLUNGKUNG, POS BALI – Mengantisipasi perkembangan pandemi Covid-19 yang belakangan ini mengalami tren peningkatan, Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, meninjau tempat isolasi terpusat (isoter) di Klungkung, Minggu (25/7). Suwirta didampingi Sekda I Gede Putu Winastra dan Dandim 1610/Klungkung, Letnan Kolonel Inf. Suhendar Suryaningrat, serta instansi terkait lainnya.

Suwirta menjelaskan, tempat isoter itu hanya untuk antisipasi jika terjadi lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Klungkung. “Saya harapkan agar masyarakat Klungkung tetap melaksanakan protokol kesehatan Covid-19 sesuai imbauan pemerintah, Selalu pakai masker, cuci tangan di air mengalir, jaga jarak dan hindari kerumunan.  Masyarakat yang belum divaksin agar segera melakukan vaksinasi,” pesan Suwirta selaku Ketua Satgas Covid-19 Klungkung tersebut.

Dia menambahkan, untuk tempat isoter yang siap dipakai adalah di Graha Sanggraha. Sementara untuk di SKB Banjarangkan baru beberapa yang siap digunakan. Karena itu, Suwirta menugaskan instansi terkait agar segera melakukan inventarisir kebutuhan serta kelengkapan untuk tempat isoter itu, baik itu mengenai cara memonitoring pasien, keamanan, kebutuhan sehari-hari para pasien dan hal lainnya.

Terkait tempat isoter di SKB Banjarangkan, lanjutnya harus dilakukan beberapa perbaikan sebelum dapat digunakan. Dia menginstruksi instansi terkait mendata beberapa kerusakan yang terdapat di SKB Banjarangkan, dan sesegera mungkin memperbaiki.

Adapun tempat Isolasi terpusat yang akan digunakan sebagai tempat isolasi di Kabupaten Klungkung yakni Graha Sanggraha, yang dulunya merupakan tempat penginapan milik Pemkab Klungkung dengan ketersediaan 10 kamar. Di masing-masing kamar di sini berisi satu bed (kasur). Kemudian Tempat Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Banjarangkan di Banjar Tusan Kawan, Desa Tusan, Kecamatan Banjarangkan dengan ketersediaan kurang lebih 50 bed.

Masih terkait penanganan Covid-19, RSUD Klungkung juga akan membuka kembali Ruang Isolasi yang terdapat di RSUD Klungkung. Ini sebagai antisipasi terjadinya lonjakan jumlah pasien Covid-19, dengan menyediakan 30 bed tambahan.022/003

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.