Tindaklanjuti Arahan Luhut, Denpasar Optimalisasi Isolasi Terpusat

Wali Kota Jaya Negara didampingi Pj. Sekda Made Toya saat meninjau lokasi isolasi terpusat di salah satu hotel di Sanur, Denpasar, Sabtu (14/8/2021) usai rapat koordinasi.
257 Melihat

DENPASAR, posbali.co.id – Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, mengambil langkah cepat menindaklanjuti arahan Menko Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Panjaitan; Mendagri Tito Karnavian; dan Menkes Budi Gunadi Sadikin berkaitan dengan pelaksanaan isolasi terpusat (isoter). Pada Sabtu (14/8/2021), Jaya Negara menggelar rapat bersama Forkopimda Kota Denpasar guna membahas optimalisasi pelaksanaan isoter.

Rapat yang berlangsung di Kantor Wali Kota Denpasar tersebut dihadiri Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede; Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan; Dandim 1611 Badung. Kolonel Inf. I Made Alit Yudana; Kajari Denpasar, Yuliana Sagala; Perwakilan Pengadilan Negeri Denpasar; serta Pj. Sekda Kota Denpasar, I Made Toya.

Jaya Negara mengatakan, sesuai arahan Menko Marves, Mendagri, dan Menkes RI saat kunjungan kerja di Bali beberapa hari lalu, pelaksanaan isoter diyakini efektif dalam mendukung pencegahan penularan Covid-19 di dalam rumah atau keluarga. Hal ini juga dianggap efektif dalam mencegah melonjaknya kasus harian terkonfirmasi Covid-19.

“Jadi atas arahan di atas, maka kami bersama Forkopimda menggelar rapat koordinasi untuk mendukung optimalisasi pelaksanaan isolasi terpusat bagi masyarakat Kota Denpasar yang terkonfirmasi positif Covid-19,” jelasnya.

Dia menjelaskan, dalam rapat ini secara teknis membahas pola dan alur pelaksanaan isoter sehingga begitu ada warga yang dinyatakan positif Covid-19 dengan rujukan pelaksanaan isolasi mandiri, maka secepatnya dapat dibawa ke lokasi isolasi mandiri yang terpusat di sejumlah lokasi yang telah disiapkan.

Tak hanya itu, Jaya Negara mengatakan Pemkot Denpasar telah menambah lokasi isoter. “Yang terbaru salah satu hotel di Sanur dengan kapasitas 350 tempat tidur dan Asrama BPSDM di Sesetan. Sebelumnya juga sudah ada di Kota Denpasar, mulai dari Bapelkesmas Provinsi Bali, LPMP, 1 hotel di Jalan Veteran, 1 hotel di Kuta, 1 hotel di Sidakarya, Wisma Werdhapura, dan 1 hotel di bilangan Ubung,” jelasnya.

Tak berhenti sampai di sana, pola 3T yakni Test, Tracing dan Treatment juga terus digencarkan oleh Pemkot Denpasar. Penambahan personel juga dilakukan untuk mendukung hal tersebut. Bahkan untuk mendukung pelaksanaan tracing (pelacakan) turut dilibatkan kaling dan kadus serta ASN Bapak Angkat untuk membantu input data di desa/kelurahan.

“Kami sudah kuatkan koordinasi lagi, Pj. Sekda mengkordinir Dishub, Satpol PP, dan BPBD untuk pelaksanaan isolasi terpusat, ketersediaan hotel, alur koordinasi serta akomodasi. Selanjutnya Asisten II bersama Dinas Sosial mengkoordinir penyaluran sembako dan pangan,” jelasnya.

Selanjutnya Asisten III mengkordinir 3T bersama Dinas Kesehatan dan DPMD. Dan untuk input data khusus ditangani Staf Ahli, Litbang, dan Kominfo. “Besar harapan kami kasus Covid-19 di Kota Denpasar dapat segera terkendali,” harap Jaya Negara.

Usai pelaksanaan rapat koordinasi tersebut, Wali Kota Denpasar bersama sejumlah pejabat terkait langsung turun ke lapangan guna meninjau kesiapan penambahan lokasi isoter di Inna Grand Bali Beach Sanur. 026

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.