Tetap Kreatif di Masa Pandemi, Ratusan Seniman Kota Denpasar Pentas Virtual

Penampilan beberapa seniman dan komunitas dalam ajang Denpasar Young Kreatif di tengah pandemi Covid-19.
71 Melihat

DENPASAR, posbali.co.id – Bentuk kepedulian Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar terhadap para seniman dan peggiat seni di masa pandemi diwujudkan dalam pentas virtual. Melalui Dinas Pariwisata Kota Denpasar, ratusan seniman diberikan ruang kreatif untuk berekspresi untuk menyajikan karyanya dalam ajang Denpasar Young Kreatif.

Semua karya yang ditampilkan oleh para seniman tersebut, telah dilakukan tapping (rekaman) maupun live streaming secara estafet berlangsung di Gedung Dharma Negara Alaya (DNA) Kota Denpasar. Kegiatan ini mematuhi protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. Hasil karya mereka ditayangkan melalui channel Youtube Kota Denpasar dengan linknya kreativi.id. Acara ini disiarkan sepanjang akhir tahun mulai November 2020.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar, Dezire Mulyani, menyampaikan, Denpasar Young Kreatif merupakan rangkaian pagelaran Denpasar Festival Tahun 2020. Denpasar Young Kreatif menyertakan komunitas seni modern atau sanggar baik seni kontemporer, seni inovatif, dan para musisi artis Bali. “Ini murni kegiatan kepedulian Pemkot Denpasar terhadap para artis dan seniman yang terdampak pandemi Covid-19,” kata Dezire Mulyani, Sabtu (14/11).

Dezire mengakui, para seniman dan penggiat seni sangat menyadari bahwa di masa pandemic ini kesempatan untuk tampil di panggung, baik dalam pentas, menghibur masyarakat, festival, pariwisata, dan event seni lainnya sangat terbatas. “Karena itu, Pemkot Denpasar ingin memberikan satu stimulus kreatif baik itu seni tradisi maupun modern yang dibagi menjadi dua kegiatan, pertama Denpasar Young Kreatif khusus seni modern dan Denpasar Maprawerti khusus seni tradisi, ” terangnya.

Kabid Sumber Daya Pariwisata Ekonomi Kreatif, I Wayan Hendaryana, menambahkan para seniman dipersilakan menampilkan karya seni di Gedung DNA. “Tempat ini sekaligus menjadi ajang perkenalan bagi para seniman di mana gedung DNA membuka diri untuk menampilkan karya-karya para seniman kreatif di Kota Denpasar,” jelasnya.

Untuk kali ini, sanggar seni modern yang dilibatkan dan telah tuntas mengikuti tapping dan siap ditayangkan di channel YouTube. Selanjutnya, sanggar seni tradisional sedang proses juga menyusul ditayangkan di channel kreativi.id.

Menurut Hendaryana, kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi Pemkot Denpasar, Badan Kreatif Denpasar, dan para seniman se-Kota Denpasar. Program ini dirancang untuk mewadahi para seniman agar terus berkreativitas dan menghibur di tengah kondisi yang terbatas ini.

Para seniman kontemporer  yang tampil dalam ajang ini antara lain Sanggar Genta Wisesa, Jataka, Sanggar Cenik Pangus, Gamelan Pesel, Nomick & GSP, Gamut (Bli Ciaaattt), Sanggar GG, Bumi Bajra, Teater Sativa, Kini Berseri, Komunitas BTS, Naluri Manca, Kancing Gumi, Hung Bali, Sanggar Sri Dharma Pavaka, Komunitas Sidikara. Kemudian para musisi seperti Nanoe Biroe, Imagine Rainbow, Mr. Botak, Gede Robi Navicula, XXX, D. Tandung, Eka Badeng, Ayu Saraswati and Band, Etnik City, RAS BWP, dan Kembang Layu Bali.

“Ketika mendengar stimulus, hati rasanya senang karena masih ada yang peduli terhadap para artis dan seniman yang terdampak pandemi. Ini seakan memberikan dorongan, walau di tengah Covid-19, para artis mesti terus berkarya. Kami berharap kegiatan ini berjalan lancar dan terima kasih dengan program ini,” ungkap Nanoe Biroe. 026

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.