Tersangka Pelecehan Seksual terhadap Anak Ditahan di Polres Buleleng

Tersangka Sumadi saat dihadirkan di Mapolres Buleleng.
338 Melihat

BULELENG, posbali.co.id – Putu Sumadi (33), warga Desa Kalisada, Kecamatan Seririt, Buleleng telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pelecekan seksual terhadap anak berinisial LA (14) yang tinggal di wilayah Kecamatan Seririt, Buleleng.

Ketika digelandang di Mapolres Buleleng, Sumadi hanya bisa tertunduk. Ia mengaku, tidak melakukan aksi pelecehan seperti apa yang dilaporkan oleh orang tua LA. “Gak (kenal), saya gak pernah ngajak,” ujar tersangka, Senin (15/2/2021) di Mapolres Buleleng.

Pria yang sudah beristri dan punya anak ini justru mengaku mengejar LA yang dikenalnya di arena adu jangkrik ini masuk ke dalam kamar lantaran membawa kabur kunci motornya. Bahkan, tersangka justru mengaku dipeluk dan dicium oleh LA. “Saya dipeluk, dicium terus saya lari. Ya, dipaksa sama dia,” tutur Sumadi.

Seizin Kapolres Buleleng, KBO Reskrim Polres Buleleng, AKP Suseno, mengatakan, apapun yang menjadi alasan pelaku untuk bisa mengelak perbuatan bejatnya adalah haknya secara pribadi. Tapi, kata AKP Suseno, dari hasil visum terhadap korban LA diketahui ada luka robek baru pada alat kelamin korban. “Dari bukti yang cukup, tersangka kemudian diamankan di kediamannya,” ungkap AKP Suseno.

AKP Suseno menerangkan peristiwa ini terungkap bermula dari korban pergi ke pantai bersama adiknya, pada Minggu (7/2/2021). Saat itu, korban LA pergi tanpa sepengetahuan adiknya. Adiknya pun menghubungi orang tuanya. Karena curiga, ketika LA pulang, orang tuanya langsung mengecek handphone (Hp) milik korban.

Di aplikasi messenger, orang tua korban LA melihat ada pesan dari tersangka Sumadi terkait dengan pembayaran sewa kamar. “Di sana akhirnya diketahui, yakni sehari sebelumnya (Sabtu, 6/2), red) korban melakukan persetubuhan dengan tersangka,” ungkap AKP Suseno.

Tak terima anaknya disetubuhi, orang tua LA melaporkan kejadian ini ke Mapolres Buleleng. Adapun barang bukti diamankan yakni, satu potong baju kaos, satu potong celana panjang, satu potong kaos singlet, satu potong celana dalam. “Dari pengakuan tersangka, itu dilakukan sebanyak satu kali,” pungkas AKP Suseno.

Tersangka Sumadi terancam dijerat dengan Pasal 81 UU RI No 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman pidana paling lama 12 tahun penjara. 018

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.