Terpilih Aklamasi, Pangdam Udayana Ketum PB PJSI

Foto: Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Maruli Simanjuntak terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pegurus Besar Persatuan Judo Seluruh Indonesia (Ketum PB PJSI) Masa Bakti 2021-2026.
128 Melihat

JAKARTA, posbali.co.id – Dilaksanakan secara virtual, Pegurus Besar Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PB PJSI) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) untuk memilih Ketua Umum PB PJSI Masa Bakti 2021-2026, Minggu (29/8), di Kantor KONI Pusat Lt. 12 Jakarta.

Dalam Munas tersebut, Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Maruli Simanjuntak terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum (Ketum) PB PJSI masa bakti 2021-2026, menggantikan Jenderal TNI (Purn) Mulyono selaku Ketum PB PJSI masa bakti 2016-2021.

Maruli Simanjuntak merupakan salah satu atlet judo yang sudah malang melintang di berbagai kejuaraan dengan sederet prestasi yang diraihnya. Antara lain pada Kejuaraan Pangab Cup Tahun 1994 berhasil meraih medali emas di kelas -70 Kg, dan medali perak pada kelas bebas.

Selanjutnya, Tahun 1995 di Kejuaraan Militery Asean 1994 berhasil meraih medali emas di kelas -70 Kg dan Medali Perak pada kelas bebas. Pada Kejuaraan Kapolri Cup 1996 dan Wismoyo Cup 1996 berhasil meraih medali perak serta di Tahun 1997 pada Kejuaraan Pangab Cup meraih medali perak di kelas -70 Kg dan di kelas bebas.

Terkait Munas, Ketua Umum PB PJSI periode 2016-2021, bahwa dengan telah berakhirnya Kepengurusan PB PJSI masa bakti 2016-2021 pada bulan Juli 2021.

“Kami telah merencanakan pelaksanaan Munas PJSI pada tanggal 26 sampai dengan 27 Juni 2021 yang lalu bertempat di Hotel Arra Lembah Pinus, Ciloto, Cianjur, yang juga merupakan Padepokan Judo Indonesia (PJI),” kata Jenderal TNI (Purn) Mulyono.

Namun, lanjut dia dengan meningkatnya kasus Covid-19 di Indonesia, Presiden RI pada hari Rabu tanggal 23 Juni 2021 telah memberlakukan PPKM Darurat di Jawa dan Bali, termasuk di Wilayah Cianjur, Jawa Barat, di mana rencana Munas akan dilaksanakan.

“Sesuai saran dari Satgas Covid-19 Cianjur dan hasil rapat Pengurus PB-PJSI pada tanggal 25 Juni 2021 dengan tidak dikeluarkannya ijin dari Satgas Covid 19, maka pelaksanaan Munas PJSI secara langsung atau offline ditunda,” ujarnya.

Dikatakan, mengingat situasi Covid-19 masih meningkat maka dari PB PJSI melaksanakan konsultasi dengan KONI Pusat pada tanggal 10 Agustus 2021, Munas bisa dilaksanakan secara virtual, sesuai dengan AD/ART KONI Tahun 2021 Pasal 44 tentang Keadaan Kahar/Force Majeure.

“Dengan dasar tersebut sesuai dengan regulasi maka PB PJSI merencanakan Munas secara virtual tanggal 29 Agustus 2021 di Kantor KONI Pusat Lt. 12 Jakarta, yang diikuti oleh seluruh Pengprov PJSI serta enam perwakilan Pengprov yang hadir secara offline utusan masing-masing calon ketua umum, sesuai dengan rancangan tata tertib yang telah disampaikan pada tanggal 19 Agustus 2021,” tandasnya. alt

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.