Terkonfirmasi Positif Masif, Satgas Covid-19 Bali Harap Dukungan Masyarakat

Foto: Sekretaris Satgas Rentin, Kasatpol PP Dewa Dharmadi, dan Pengurus KB FKPPI Kota Denpasar berfoto bersama seusai melakukan audensi.
435 Melihat

DENPASAR, posbali.co.id – Peran seluruh elemen ataupun komponen masyarakat dalam upaya memutus penyebaran Covid-19, sangat diperlukan dan diharapkan. Karena perkembangan kasus terkonfirmasi positif di Bali, semakin masif pascalibur Natal dan Tahun Baru.

Hal tersebut ditegaskan Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Made Rentin seusai menerima audensi Pengurus Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra/Putri Purnawirawan dan Putra/Putri TNI/Polri (KB FKPPI) Kota Denpasar di Posko Satgas Penanganan Covid-19 di BPBD Provinsi Bali, Jumat (19/2) pagi.

“Kami sebelumnya telah memberi dukungan fisik berupa seribu masker kepada KB FKPPI, dan hari ini kami serahkan lima gallon handsanitizer isian 5 liter. Mereka akan bergerak melakukan aksi nyata ke tengah-tengah masyarakat, berbagi masker dan penyanitasi tangan sembari mengkampanyekan tentang perubahan perilaku, sekaligus mengingatkan protokol kesehatan,” jelas Rentin.

Rentin yang juga Kalaksa BPBD Provinsi Bali ini mengibaratkan, kehadiran dan dukungan KB FKPPI untuk mempercepat pencegahan virus corona ini merupakan kekuatan, motivasi, dan juga bagaikan sebuah ‘vitamin’ penyemangat Satgas Covid-19 yang selama ini tak kenal lelah berjuang untuk memutus penyebaran virus bernama SAR-CoV-2 ini.

“Saya dengan pak Kasat Pol PP Bali, siap memberikan dukungan. Personel kami siap diterjunkan berkolaborasi dengan Satpol PP, khususnya saat melakukan operasi yustisi. Jadi saya sudah berpesan agar jadwal operasi yustisi di Badung, Denpasar, Tabanan, dan Gianyar yang kasusnya lumayan tinggi, maka teman-teman di FKPPI dilibatkan, bergabung untuk melakukan operasi ini,” jelasnya.

Rentin menegaskan, dalam pendisiplinan masyarakat ke lapangan, maka harus terkoordinir dan terkontrol di bawah Satpol PP Provinsi Bali, selaku Koordinator Pendisiplinan dan Penegakan Protokol Kesehatan Provinsi Bali. “Jadi tidak boleh sendiri-sendiri. Harus terkoordinir di bawah pak Kasatpol PP,” tegasnya.

Ketua KB FKPPI Kota Denpasar, Arwan Pangerang mengungkapkan, kedatangan ke Posko Provinsi untuk memberikan dukungan dalam upaya memutus penyebaran Covid-19 di Provinsi Bali, khususnya di Kota Denpasar.

“Kedatangan kami untuk menyatakan diri siap mensupport operasi yustisi dan perubahan perilaku, kemudian pendisiplinan penerapan protokol kesehatan (prokes) dengan turun langsung ke tengah-tengah masyarakat,” ungkapnya.

Dia menambahkan, KB FKPPI merasa terpanggil sebagai anak bangsa untuk membantu secara optimal di masa pandemi ini. Sebab, penanganan Covid-19 ini harus dilakukan dengan kesadaran bersama. “Intinya kami siap bekerjasama dengan siapa saja yang mempunyai satu pemikiran dan kesadaran yang sama. Semoga situasi ini segera berakhir,” harapnya.

Wakil Sekretaris KB FKPPI Kota Denpasar, Desak Reza Maylita menambahkan, menindaklanjuti hibah penyanitasi tangan tersebut, pihaknya akan segera membagikan ke pasar tradisional yang ada di Kota Denpasar.

Karena, lanjut dia, pasar yang merupakan pusat perekonomian kerakyatan, sangat rentan terjadi penyebaran virus ini. “Kami akan menyasar pedagang maupun pengunjung pasar tradisional dengan harapan mampu mencegah terjadinya klaster baru,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, di tengah pandemi yang hampir berlangsung setahun sejak Maret 2019 lalu, penerapan protokol kesehatan harus terus digencarkan. Karena, terkonfirmasi positif melalui transmisi lokal masih terjadi di Bali.

“Saya belum mendengar ada obat untuk menyembuhkan pasien terkonfirmasi positif. Jadi, satu-satunya jalan, kita harus disiplin menerapkan protokol kesehatan 6M. Memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, mengurangi bepergian, meningkatkan imun, dan menaati aturan. Saya harap dengan langkah itu, kita bisa terhindar dari paparan virus ini. Jadi jangan tertular apalagi menularkan,” tandasnya.

Sementara itu, perkembangan pandemi Covid-19 di Provinsi Bali per Jumat ini, Satgas Nasional kembali mencatat terjadi penambahan kasus terkonfirmasi positif sebanyak 330, sehingga kumulatif menjadi 31.983 orang.

Kabar baiknya, sembuh 444 orang, kumulatif 28.449 orang. Kabar duka meninggal bertamba 13 orang, sehingga 860 orang. Sedangkan kasus aktif atau pasien dalam perawatan sebanyak 2.674 orang, terdiri dari 2.654 WNI dan 20 WNA. alt

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.