Terjaring Tak Pakai Masker, 21 Orang  Kena Denda Rp100 Ribu

Tim Yustisi Kota Denpasar melaksanakan penertiban Prokes di Jalan Dewata- Jalan Sidakarya Desa Sidakarya, Denpasar Selatan
81 Melihat

DENPASAR, POS BALI- Di tengah meningkatnya kasus positif Covid-19, masih saja ada warga yang tidak menjalankan protokol kesehatan (Prokes) dengan ketat.

Pada Rabu (23/6/2021), Tim Yustisi Kota Denpasar yang terdiri dari Satpol PP Kota Denpasar, Dinas Perhubungan Kota Denpasar, TNI dan Polri menjaring 30 pelanggar Prokes di Jalan Dewata-  Jalan Sidakarya Desa Sidakarya, Denpasar Selatan.

Sebanyak 21 orang didenda di tempat masing-masing sebesar Rp100 ribu karena tidak menggunakan masker.  Sembilan orang lainnya diberikan pembinaan karena menggunakan masker tidak pada tempatnya.

“Untuk memberikan efek jera, dalam kesempatan itu pelanggar juga diberikan sanksi fisik (push up) di tempat dan harus menandatangani surat pernyataan tidak melanggar lagi. Jika kemudian hari ditemukan melanggar lagi, mereka harus siap menerima tindakan lebih tegas,” kata Kasatpol PP Kota Denpasar I Dewa Gede Anom Sayoga.

Ia mengatakan, penertiban prokes pembatasan pelaksanaan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro harus diperketat untuk mengantisipiasi penyebaran Covid-19 varian delta masuk ke wilayah Kota Denpasar. Penertiban prokes akan dilakukan rutin setiap hari.

“Kami terus melakukan pendisiplinan prokes terhadap masyarakat selama pandemi Covid-19 belum hilang. Apalagi virus corona varian delta sudah masuk ke Indonesia, sehingga masyarakat tetap waspada dan taat prokes,’’ ujar Sayoga.

Selain itu pihaknya juga menggencarkan  sosialisasi  prokes PPKM mikro kecil kepada masyarakat. Salah salah satunya dengan menyosilisasikan Prokes 6 M yakni memakai masker standar dengan benar, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi bepergian, meningkatkan imun, dan menaati aturan. 010

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.