Terjaring Salah Pakai Masker di Jalan Langsung Rapid Test Antigen

Para pelanggar protokol kesehatan langsung menjalani rapid test antigen saat operasi penertiban Prokes oleh Tim Yustisi Kota Denpasar
269 Melihat

DENPASAR, POS BALI- Tim Yustisi Kota Denpasar kembali menjaring 17 orang pelanggar protokol kesehatan (Prokes) saat operasi penertiban Prokes dalam rangka Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro di pertigaan Jalan Nangka – Jalan Kemuda Kelurahan Tonja, Denpasar Utara, Senin (17/5/2021).

Para pelanggar Prokes ini, sepuluh orang di antaranya tidak menggunakan masker, dan tujuh orang memakai masker dengan tidak benar. Mereka yang tidak memakai masker langsung membayar denda. Sementara mereka yang memakai masker dengan tidak benar diberi pembinaan.

Semua pelanggar Prokes ini juga langsung menjalani rapid test antigen. Tak hanya pelanggar Prokes, dua warga yang tidak melanggar Prokes tapi ingin rapid test antigen, juga dilayani. “Sehingga ada 19 orang yang dirapid test,” kata Kasatpol PP Kota Denpasar I Dewa Gede Anom Sayoga

Hasil rapid test antigen itu semuanya nonreaktif atau negatif. Sayoga mengatakan, rapid test antigen itu diakukan untuk mengantisipasi penularan Covid -19. Menurut dia, jika dalam rapid test ditemukan hasil reaktif maka pihaknya akan dirujuk ke puskesmas sesuai KTP tempat tinggalnya untuk dilakukan swab PCR.

Lebih lanjut Ia mengatakan, dalam penertiban itu pihaknya juga melakukan sosialisasi Prokes PPKM mikro kecil kepada masyarakat. Salah salah satunya dengan menyosilisasikan Prokes 6 M yakni memakai masker standar dengan benar, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi bepergian, meningkatkan imun, dan menaati aturan.

Ia meminta masyarakat untuk disiplin menjalankan Prokes. “Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak lalai dan lengah dalam menerapkan protokol kesehatan, karena kasus masih fluktuasi, jika lalai kasus covid bisa meningkat kembali,” pungkas Sayoga. (*)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.