Tata Taman Narmada, Dispar Lobar Tandatangani Pakta Integritas Bersama Kejaksaan

128 Melihat
Penandatangan Pakta Integritas oleh Dinas Pariwisata Lobar dengan PPK terkait penataan Kawasan wisata Taman Narmada.

LOBAR, POSBALI.CO.ID – Dinas Pariwisata (Dispar) Lobar menandatangani Pakta Integritas Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS) dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan para penyedia kegiatan Penataan Kawasan Wisata Taman Narmada.

 

Penandatanganan disaksikan langsung oleh Bupati Lobar H. Fauzan Khalid, Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Mataram Munif, Asisten Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Tinggi Mataram Hilman Azazi, dan Kepala Inspektorat Lobar Hademan di Aula Kantor Dispar Lobar, Rabu (4/8).

 

Kepala Dispar Lobar Saepul Akhkam mengatakan, penandatanganan pakta integritas ini menjadi komitmen Pemkab Lobar khsusunya Dispar untuk mewujudkan pelaksanaan pekerjaan yang transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. “Ini sebagai upaya untuk semakin menunjukan komitmen kepada semua pihak bahwa upaya untuk menunjukan akuntabilitas itu tidak hanya kita wacanakan tapi kita wujudkan. Supaya nanti bentuk detail proyek mulai dari aspek perencanaan, ketepatan waktu, spek, dan kualitas itu bisa kami kontrol. Saya berkeyakinan dengan pendampingan ini semakin membuat kita nyaman dalam bekerja,” katanya.

 

Dalam kegiatan Penataan Kawasan Wisata Taman Narmada, kata dia, setidaknya ada 6 (enam) pekerjaan yang akan dikerjakan, yakni Penataan Kawasan Taman Narmada, Penataan Landscape, Pembangunan Panggung Kesenian, Tempat Ibadah, Jalan Dalam Kawasan, dan Lampu Taman Tenaga Surya.

 

Ditegaskannya, rencana penataan sebesar Rp 2.7 miliar yang sumber dananya berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI tahun 2021 ini tidak akan merubah keaslian dari peninggalan sejarah di kawasan Taman Narmada. ”Penataan Kawasan Taman Narmada nantinya akan semakin meningkatkan kapasitas dan kualitas atraksi di destinasi taman narmada. Harapan kami adalah agar masyarakat semakin terpuaskan dengan atraksi-atraksi yang tersedia dan fasilitas-fasilitas tersedia di Taman Narmada,” harapnya.

 

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Bupati H. Fauzan Khalid. Menurutnya, dengan dilakukannya penandatanganan ini semua pihak akan lebih bertanggung jawab untuk menunjukkan dan melaksanakan pekerjaan dengan baik dan benar. ”Saya kira ini kemajuan luar biasa ya. Biasanya pendampingan tidak diawali dengan pertemuan semacam ini. Ini akan mengikat Dispar, PPK, kontraktor untuk memberikan hasil yang terbaik dari pekerjaan yang mereka kerjakan. Saya kira ini bagian dari cara mengikat komitmen bersama untuk hasil yang baik,” ujarnya.

 

Sementara itu, Munif, selaku Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Mataram menjelaskan, pihaknya akan melakukan pendampingan untuk memastikan pekerjaan proyek tidak ada potensi-potensi ancaman, gangguan, maupun hambatan.

 

Dijelaskannya, dalam pembangunan pengamanan strategis ada empat hal yang harus dilakukan agar pelaksanaan pembangunan berhasil, yaitu, identifikasi permasalahan sejak dini, koordinasi, transparansi, dan sinergitas stakeholder terutama pengguna, pelaksana, aparat pengawas, APIP, hingga aparat penegak hukum. “Tujuan pendampingan dan pengaman kita adalah untuk mendukung pemerintah dalam melaksanakan proyek-proyek strategis. Kita melakukan upaya-upaya pencegahannya. Sekecil apapun permasalahan harus kita lakukan deteksi dan peringatan untuk perbaikan,” terangnya kemudian. 033

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.