Tanah Longsor dan Pohon Tumbang Masih Terjadi di Tabanan

Dua pohon enau tumbang dan sempat menutup akses jalan menuju Subak Pucang, di Banjar Dinas Kelaci, Desa Marga Dauh Puri, Kecamatan Marga, Selasa (13/10).
658 Melihat

TABANAN, posbali.co.id – Hujan deras masih mengguyur wilayah Tabanan dan sekitarnya. Meski tak separah sebelumnya, hujan yang terjadi pada malam hari setelahnya juga mengakibatkan tanah longsor dan sejumlah
pohon tumbang di beberapa kecamatan di Kabupaten Tabanan, Selasa (13/10).

Dari Kecamatan Penebel dilaporkan terjadi tanah longsor yang mengakibatkan jebolnya senderan saluran irigasi di Subak Utu, Dusun Utu, Desa Babahan. Saksi I Nengah Aditya (35) mengatakan, hujan deras mengguyur sejak
Senin (12/10) sekitar pukul 16.00 Wita hingga malam hari. Saat itu saksi berada di warungnya, sambil kontrol saluran irigasi. “Saat itu saya lihat senderan tanah penyangga Subak Utu longsor sepanjang tiga meter, sehingga menutup saluran air, dan kemudian meluber ke tengah sawah,” ujarnya.

Dalam kejadian tersebut nihil korban jiwa. Hanya kerugian material sekitar Rp3 juta. “Kami dari Polsek Penebel bersama TNI, BPBD, dan masyarakat, bergotong royong membersihkan material yang menimbun saluran irigasi. Saat ini, saluran irigasi sudah bisa berfungsi normal,” ujar Kapolsek Penebel, AKP I Made Subadi.

Sementara dari Kecamatan Marga dilaporkan dua pohon enau tumbang dan menutupi akses jalan menuju Subak Pucang. Pohon tersebut berada di tanah milik Ni Wayan Waji (60), di Banjar Dinas Kelaci, Desa Marga Dauh Puri. “Akibat kejadian tersebut, akses menuju Subak Pucang sempat tertutup. Kami dari Polsek Marga bersama anggota dan babinsa serta warga setempat bersama-sama membersihkan pohon yang menutup akses jalan tersebut, sehingga jalan itu sudah bisa digunakan lagi,” ujar Kapolsek Marga AKP, I Nyoman Suadi.

Di tempat terpisah, anggota Polsek Baturiti, Koramil Baturiti, BPBD Tabanan, rescue PLN, staf Desa Perean, dan sejumlah warga, pun bersama-sama melaksanakan kegiatan pembersihan puluhanpohon bamboo tumbang yang melintang di jalan menuju Desa Perean, Kecamatan Baturiti. “Selama pekerjaan itu berlangsung, arus lalin sementara ditutup, dan dialihkan menuju ke SMA 1 Baturiti. Pohon bambu yang tumbang sekitar 50 batang. Dan, setelah melaksanakan pembersihan, akses jalan tersebut sudah bisa kembali normal,” ujar Kapolsek Baturiti, AKP Fachmi Ramdani. gap

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.