Tak Pakai Masker Diberi Teguran Mengucap Pancasila, Menyapu, dan “Push Up”

Beberapa orang terciduk tak pakai masker dan terpaksa menjalani sanksi teguran fisik berupa push up, saat operasi yustisi di Jalan Bypass Dr. Ir. Soekarno, Kediri, Tabanan, Minggu (20/9).
156 Melihat

TABANAN, posbali.co.id – Pendisiplinan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan (prokes) melalui operasi yustisi kian digencarkan di Tabanan. Kendati demikian, masih saja ada beberapa warga yang tak disiplin, dan terpaksa harus menjalani sanksi teguran berupa mengucap Pancasila, menyapu, dan push up.

Operasi yustisi di jalan depan Swalayan Arta Sedana, Kediri, Minggu (20/9), dipimpin Kapolres Tabanan AKBP Mariochristy Panca Sakti Siregar bersama Wadir Samapta AKBP Yudith Satrya Hananta. Petugas juga
membagikan masker. “Kami juga memberikan sanksi teguran agar selanjutnya masyarakat bisa menyadari untuk tetap menjaga kesehatan dan mematuhi prokes,” ujarnya, seraya menyebut operasi yustisi ini dalam rangka penerapan disiplin dan penegakan hukum prokes sesuai Pergub Bali No. 46 Tahun 2020.

Operasi yang sama juga dilaksanakan di Banjar Munduk Ulan, Desa Tegalmengkeb, Kecamatan Selemadeg Timur. Dipimpin Kapolsek Seltim AKP Ida Bagus Ketut Mahendra, operasi ini dengan hasil penindakan berupa sanksi fisik berupa push up terhadap tiga orang, dan 11 sanksi teguran lisan.

Sebelumnya, di jalan depan SPBU Jeliijih, Banjar Jelijih Tegeh, Desa Megati, AKP Mahendra bersama lima personel anggotanya juga melakukan operasi yustisi. Hasil penindakan berupa sanksi fisik (push up) terhadap satu orang, dan lima sanksi teguran lisan. gap

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.