Tak Bisa Dialihkan, Panitia Pembangunan Kembalikan Dana Hibah

Pura Dalem Samprangan, Gianyar.
73 Melihat

GIANYAR, posbali.co.id – Panitia Pembangunan Meru Tumpang 3 Pura Dalem Samprangan, Desa Adat Samplangan, Gianyar, mengembalikan dana hibah dari Pemkab Gianyar senilai Rp 150 juta. Sebab, dana hibah itu tidak bisa dialihkan untuk pembangunan lainnya. Demikian diutarakan Ketua Panitia Pembangunan Pura, Putu Cakra Warnadi; didampingi Bendahara Panitia, Ketut Suranta, Kamis (19/11).

Tahun 2013, ujar Warnadi, panitia mengajukan proposal untuk perbaikan meru tumpang 3 ke Pemkab Gianyar. Setelah dana hibah diluluskan pemerintah, ada rencana dana itu dialihkan untuk memperbaiki salah satu palinggih di Pura Puseh Samplangan. Pertimbangannya, karya di Pura Puseh segera akan dilakukan, dan sesuai kesepatan bersama dana hibah dialihkan. “Dana itu dialihkan untuk perbaikan meru tumpang pitu di Pura Puseh,” urainya.

Warnadi tak memungkiri perbaikan meru tumpang pitu di Pura Puseh dikerjakan sebelum dana hibah cair. Namun, ulasnya, karena panitia yakin dana hibah akan cair, pihak pemborong diminta membiayai lebih dahulu pembangunannya, dan akan dibayar setelah dana hibah cair. “Dana hibah untuk pembangunan meru tumpang telu itulah dialihkan untuk biaya pembangunan meru tumpang pitu di Pura Puseh,” tegasnya.

Perkembangan selanjutnya, setelah ada monitoring dan evaluasi dari Pemkab Gianyar, diketahui dana hibah peruntukannya harus sesuai dengan proposal. Konsekuensinya, panitia diminta mengembalikan dana hibah itu ke kas daerah. Dia beralasan panitia tidak tahu bahwa dana hibah tidak boleh dialihkan penggunaannya. Meski demikian, panitia pembangunan tetap mengembalikan dana hibah itu ke kas daerah. “Dana hibah kami kembalikan pada 24 Juli lalu,” pungkasnya. 011

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.