Tabanan Zona Merah Covid-19, Pantai Kelecung dan Soka Ditutup

Rapat Desa Tegalmengkeb serta Forum Jero Bendesa Adat Tegalmengkeb menyikapi penetapan zona merah untuk Tabanan dengan menutup sementara wisata Pantai Kelecung mulai Senin (14/9).
145 Melihat

TABANAN, posbali.co.id – Menjelang libur hari raya Galungan, dua pantai di pesisir selatan Tabanan ditutup sementara untuk kunjungan wisata. Keduanya yakni Pantai Kelecung di Kecamatan Selemadeg Timur dan Pantai Soka di Kecamatan Selemadeg. Penutupan sementara kedua pantai tersebut sebagai langkah antisipasi penyebaran Covid-19, mengingat Tabanan kini sebagai zona merah.

“Dari hasil rapat hari ini (kemarin, red) dengan perbekel, bhabinkamtibmas, babinsa, Forum Jero Bendesa Adat Tegalmengkeb, ketua BPD, maka menyikapi penetapan zona merah untuk Tabanan, sehingga mulai hari ini (kemarin, red) untuk menutup sementara Wisata Pantai Kelecung, sampai ada pemberitahuan lebih lanjut,” kata Kapolsek Selemadeg Timur (Seltim), AKP IB Ketut Mahendra, Senin (14/9).

Hal serupa juga diberlakukan untuk objek wisata Pantai Soka. Kapolsek Selemadeg, Kompol I Made Budi Astawa, mengungkapkan, dari hasil koordinasi dengan Perbekel Desa Antap, Pantai Soka ditutup sementara guna mencegah penyebaran Covid-19. Kondisi ini berlaku sampai dengan situasi pandemi Covid sudah mulai membaik. “Jadi, itu hanya imbauan internal di Desa Antap karena Pantai Soka wilayah wewidangan-nya desa pakraman,” ujarnya.

Berbeda dengan beberapa pantai lainnya. Di Kecamatan Kediri, kata Kapolsek Kediri Kompol Gusti Nyoman Wintara, pihaknya sudah berkoordinasi dengan para perbekel, terutama di wilayah desa yang memiliki pantai. “Kepada masyarakat pengunjung pantai tetap diberlakukan disiplin protokol kesehatan. Tidak pula mengabaikan masalah keamanan, termasuk kelengkapan dalam hal membawa surat-surat kendaraan,” ujarnya.

Begitu juga di Kecamatan Tabanan, Polsek Tabanan bekerja sama dengan satgas gotong royong dari adat dan satgas relawan Covid-19 dari desa adat untuk mengawasi penerapan protokol kesehatan. Pantai yang biasanya ramai dikunjungi setiap hari raya Galungan, seperti di Pantai Yeh Gangga. “Dalam upaya mengantisipasi Covid-19, setiap hari dijaga enam orang pecalang dan linmas. Kecuali hari libur atau Minggu, yang dijaga dengan kekuatan penuh 22 orang,” ujar Kapolsek Tabanan, Kompol I Nyoman Sukanada.

Kapolsek Tabanan menambahkan, dalam penerapan protokol kesehatan juga disiapkan tempat cuci tangan, penyanitasi tangan, dan pengukur suhu tubuh di pintu masuk pantai tersebut. Tidak diperkenankan masuk ke wilayah pantai bagi yang tidak pakai masker.

Polsek Selemadeg Barat (Selbar) juga menyiapkan 33 personel untuk melaksanakan pengamanan di tempat-tempat keramaian, seperti tempat ibadah di pura, pasar, objek wisata. Kapolsek Selbar, AKP I Gusti Lanang Jelantik, mengatakan personel diturunkan ke lapangan untuk memastikan masyarakat disiplin menerapkan prokes, guna mencegah penularan Covid-19.  gap

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.