Tabanan Komitmen Majukan Pembangunan Pertanian

Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya terlibat langsung dalam kegiatan penanaman padi di area Deamarea, Desa Gubug, Tabanan, Kamis (3/6/2021).
322 Melihat

TABANAN, posbali.co.id – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya terlibat langsung dalam kegiatan penanaman padi di area Deamarea, dirangkai dengan peluncuran sistem informasi di Kantor Desa Gubug, Tabanan, Kamis (3/6/2021). Orang nomor satu di Tabanan itu pun mengaku kagum melihat potensi pertanian di Desa Gubug. Meskipun terletak di dekat perkotaan, Desa Gubug mampu mempertahankan lahan pertanian.

“Masyarakat Desa Gubug mayoritas bergerak di sektor pertanian. Saya bangga sekali, meskipun dekat dengan perkotaan, sistem perairan sawah tetap konsisten dan berkesinambungan,” ujar Sanjaya.

Semangat persatuan dan gotong royong masyarakat Desa Gubug dikatakan sangat sesuai dengan visi misi Kabupaten Tabanan, yakni “Nangun Sat Kertih Loka Bali, Melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana Menuju
Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani”. Salah satunya adalah mewujudkan desa yang berdikari dan berkedaulatan di bidang ekonomi, dengan mengedepankan sektor pertanian.

Di samping itu, Tabanan yang terdiri dari 133 desa mempunyai potensi pertanian yang beragam di setiap desa. Atas kondisi tersebut, dia ingin menjaga dan mendorong kemajuan sektor pertanian sebagai program unggulan di Tabanan. Meskipun masih dalam masa pandemi, dia pun yakin dan optimistis pemerintah mampu mendorong kemajuan tersebut.

“Mari bersama-sama melakukan langkah-langkah yang bisa menjaga ekosistem, terutama di Tabanan. Ini adalah sektor pertanian, dan saya selaku kepala daerah beserta jajaran sudah berkomitmen memrioritaskan pembangunan di sektor pertanian,” tegasnya.

Perbekel Desa Gubug, I Nengah Mawan, mengatakan, penanaman padi di area Deamarea ini adalah dalam rangka peningkatan produksi pangan, khususnya padi sawah. Kegiatan ini diakui telah dilakukan dari tahun ke tahun sejak 2015, saat dana desa mulai masuk langsung ke desa.

“Kami melaksanakan demplot-demplot, dan kemudian kami tingkatkan menjadi denfarm secara berkelanjutan dari satu tempat ke tempat lainnya. Mengingat di Desa Gubug ada tiga subak, yakni Subak Batusangian, Subak Gubug I, dan Subak Gubug II,” ujar Mawan. gap

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.