Switch Off di Bandara Ngurah Rai Tanpa Keramaian

ist/suasana sepi di bandara Ngurah Rai saat dilaksanakannya switch off
864 Melihat
MANGUPURA, POSBALI.co.id – Angkasa Pura I Ngurah Rai selaku pengelola Bandara Ngurah Rai, Sabtu (28/03) malam melaksanakan gerakan global Earth Hour 2020. Selama 1 jam lamanya, sejumlah lampu penerangan dan peralatan elektronik di beberapa lokasi dipadamkan. Kegiatan tersebut terasa semakin sepi di bandingkan penyelenggaraan di tahun sebelumnya, sebab seremonial switch off tahun ini ditiadakan, terkait dengan pandemi COVID-19. “Untuk seremonial switch off tahun ini, rangkaian kegiatan yang melibatkan banyak massa ini sengaja tidak kami laksanakan. Hal ini untuk menghindari kerumunan massa, serta untuk mengurangi potensi penyebaran virus,” ujar General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Herry AY Sikado.

Diterangkannya kegiatan switch off di Bandara Ngurah Rai merupakan bentuk komitmen pihaknya, dalam mendukung gerakan global yang diinisiasi oleh organisasi non-pemerintah internasional, World Wide Fund for Nature (WWF) tersebut. Dimana gerakan tersebut merupakan upaya untuk mendukung gerakan pelestarian dan konservasi alam baik dalam skala lokal, nasional, dan global. “Dimatikannya sejumlah penerangan di beberapa titik di bandar udara ini merupakan sebagian kecil dari upaya kami, untuk ikut serta mendukung gerakan global pelestarian dan konservasi alam. Melalui puncak pelaksanaan gerakan ini, juga dimaksudkan untuk mengurangi dampak global warming, serta untuk mengurangi dampak perubahan iklim global melalui penghematan energi listrik di bandar udara,”paparnya.

Diakuinya, dalam puncak peringatan Earth Hour 2020 tersebut, ada beberapa titik strategis yang digelapkan di kawasan bandara Ngurah Rai. Antara lain, Gedung Wisti Sabha, signage bandar udara di gerbang tol masuk, koridor Terminal Keberangkatan Internasional, serta Gedung Parkir Bertingkat (MLCP) Terminal Keberangkatan Domestik. Pemadaman tersebut dilaksanakan selama satu jam, terhitung pukul 20.30 – 21.30 Wita. “Walaupun dilakukan pemadaman lampu penerangan di sejumlah titik, operasional bandar udara dan penerbangan tetap berjalan secara normal. Kami berupaya untuk tetap menjaga level of service agar tetap optimal untuk kenyamanan para pengguna jasa bandar udara,”pungkasnya. 023

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.