Suwirta Serahkan Stimulus Dana Hibah ke Pelaku Pariwisata

Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, menyerahkan stimulus dana hibah ke pelaku pariwisata di Objek Wisata Klingking, Desa Bunga Mekar, Nusa Penida, Sabtu (28/11/2020).
290 Melihat

KLUNGKUNG, posbali.co.id – Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta; didampingi Sekda I Gede Putu Winastra menyerahkan stimulus dana hibah ke pelaku pariwisata dalam acara Nusa Penida BISA (Bersih, Indah, Sehat dan Aman) di Objek Wisata Klingking, Desa Bunga Mekar, Nusa Penida, Sabtu (28/11/2020). Nusa Penida BISA merupakan salah satu langkah Pemkab Klungkung untuk lebih meningkatkan peran serta dalam pariwisata Indonesia, dan pariwisata Nusa Penida pada khususnya.

Suwirta dalam sambutannya mengatakan, stimulus dan hibah ini diberi kepada pelaku usaha wisata yang membayar pajak dan berizin. Ini sebagai respons pemerintah memberi penguatan dan semangat, dengan mengembalikan pajak yang dibayar selama ini untuk promosi pariwisata. Juga memperbaiki sarana dan prasarana, serta untuk memenuhi kebutuhan membayar gaji pegawai.

“Mudah-mudahan ini bisa digunakan dengan maksimal, sehingga dalam menuju kebangkitan pariwisata kita, para pelaku pariwisata siap bangkit dengan dana stimulus ini. Apa yang kita alami sekarang ini akan menjadi pelajaran yang penting sekali. Jangan habiskan tenaga kita untuk berselisih paham, mari bersama-sama membangun, bersatu, karena dengan bersatu semua masalah bisa diselesaikan,” ajaknya.

Dia menambahkan, program Nusa Penida BISA sebagai implementasi pelaksanaan akomodasi yang dimiliki siap menerima kunjungan wisatawan dengan menerapkan CHSE (Cleanliness, Healthy, Safety, Environment Sustainability) dengan pesona yang indah dan alam yang bersih. Dengan kegiatan Nusa Penida BISA, pelaku pariwisata maupun masyarakat mampu menerapkan protokol kesehatan serta tetap menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan.

“Wisatawan sangat taat protokol kesehatan, kita juga harus taat. Jangan harap tamu mau datang kalau di Nusa Penida tidak taat protokol kesehatan, wisatawan akan melihat ketaatan kita. Mari sama-sama lakukan protokol kesehatan, tidak hanya untuk diri kita melainkan orang banyak,” tegasnya.

Kepala Dinas Pariwisata Klungkung, AA Putra Wedana, menjelaskan, berdasarkan SK Bupati ada 20 hibah yang dicairkan. Pemberian dana hibah sesuai pajak yang dibayarkan tahun 2019. Dana dari pemerintah pusat ini disalurkan ke APBD kabupaten, dan diberikan kepada pelaku industri pariwisata yang terkena dampak pandemi Covid-19. Nilai hibah yang diterima Klungkung sebesar Rp 9,7 miliar, 70 persen untuk pelaku industri pariwisata, sisanya untuk pemerintah daerah dalam program pemulihan ekonomi nasional.

“Ada 90 hotel dan 30 restoran yang menerima dana hibah pariwisata di Klungkung. Hibah paling tinggi diterima restoran di Pulau Nusa Lembongan mencapai Rp 497 juta lebih,” pungkasnya. baw

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.