Suami Main Pukul Dijebloskan ke Sel, Gara-gara Telur Dadar

Foto: KASUS KDRT M. Hariadi (kanan), tersangka kasus KDRT saat menjalani pemeriksaan di Polsek Baturiti. Foto: gap
273 Melihat

TABANAN, posbali.co.id – M. Hariadi (38) dijebloskan ke dalam sel tahanan Polsek Baturiti. Dia dilaporkan istrinya, Susantini (41), karena suka main pukul. Yang terakhir gara-gara telur dadar. Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) itu, terjadi pada 18 Juni 2020.
“Si istri atau korban dalam kasus tersebut melaporkan suaminya. Setelah kami proses, si suami ditetapkan jadi tersangka, dan selanjutkan kami tahan, guna proses hukum lebih lanjut,” ungkap Kapolsek Baturiti AKP Fahmi, Minggu (28/6).
Pasangan suami-istri (pasutri) yang beralamat KTP di Banjar Dinas Peken, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Buleleng itu, beralamat tinggal di Banjar Candikuning II, Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Tabanan. Di rumah Candikuning II itulah KDRT terjadi.
Ketika itu, Hariadi pulang ke rumah untuk makan, namun istrinya (korban) hanya memasak telur dadar. Laki-laki tersebut kemudian ngomel dan mengatakan; “Jika menggoreng telur dadar itu tidak masak namanya.” Hariadi mengatakan ingin agar sang istri memasak sayur.
Sementara omelan Hariadi itu membuat Susantini tersinggung, karena merasa tidak dihargai. Selanjutnya, terjadilah pertengkaran mulut. Si suami memaki-maki hingga timbul suasana emosi. Bukan hanya omelan, dia kemudian juga mengambil sapu lidi dan memukulkan ke istrinya itu.
Belum cukup sampai di situ, Hariadi pun mendorong istrinya hingga terbentur meja. Akibat kejadian tersebut, Susantini mengalami luka lecet dan bengkak di punggung, tangan kiri dan kanan, serta paha kanan atas.
“Tersangka sudah kami tangkap dan diperiksa atas laporan sang istri. Dia disangkakan dalam kasus KDRT, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 44 ayat (1) dan (4) UU RI Nomor 23 tahun 2004, tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga. Ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara,” jelas Fahmi. gap

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.