Stimulus Pedagang Pasar Blahbatuh Tunggu Proses di BPKAD

Bekas bangunan Pasar Umum Blahbatuh yang terbakar beberapa waktu lalu.
255 Melihat

GIANYAR, posbali.co.id – Setelah dilakukan verifikasi oleh BPBD Gianyar, 449 pedagang yang menjadi korban kebakaran Pasar Blahbatuh akan segera menerima dana stimulus. Saat ini data yang diajukan telah disetor ke Badan Pengelola Keungan Aset Daerah (BPKAD) Gianyar. “Sudah diajukan ke Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), saat ini prosesnya masih diperiksa,” kata Kepala BPBD Gianyar, Ida Bagus Suamba, Kamis (22/7/2021).

Lebih lanjut dikatakan, dari total 449 pedagang, terdapat 563 tempat usaha berupa kios, los, dan toko. Total anggaran yang disiapkan senilai Rp875,5 juta dengan bersumber dari APBD Gianyar tahun 2021. “Antara jumlah pedagang dan jumlah tempat itu tidak sama, karena ada satu pedagang memiliki lebih dari satu kios,” terangnya.

Dalam rinciannya, pengajuan bantuan tersebut juga diberikan kepada pemilik rumah di samping pasar yang juga menjadi korban. Perorangan Rp100 juta, toko 22 tempat dengan 21 orang pemilik senilai Rp66 juta, per tempat mendapat Rp3 juta.  Kios/los jumlah tempat sebanyak 243 dengan jumlah pemilik 184, total nilai Rp486 juta. Setiap tempat dibantu Rp2 juta. Sementara untuk emperan, pelataran, dan pedagang temporer ada sebanyak 298 dengan 244  pemilik dianggarkan Rp223,5 juta, dan bantuan yang diberi per tempat senilai Rp750 ribu.

“Jumlah tempat 563, jumlah orang 449, total biaya 875,5 juta. Itu perorangan adalah rumah yang terbakar di sebelah selatan pasar, rencana dibantu 100 juta, karena yang terbakar rumah dan merajan,” urainya.

Dia menegaskan kembali, jumlah tempat beda dengan jumlah orang, karena ada orang yang punya tempat lebih dari satu. Sesuai dengan instruksi pimpinan, yang dihitung kerugian adalah per tempat.

Kepala BPKAD Gianyar, Ngakan Jati Ambarsika, saat dikonfirmasi mengatakan, saat ini masih pencairan stimulus tersebut masih dalam proses administrasi. Terkait kapan akan disalurkan, dia belum memberi jawaban pasti. “Sedang kami proses administrasi pembayarannya,” jawabnya. 011

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.