ST Bina Marga Bakal Gelar Beragam Lomba Secara Virtual

Wagub Cok Ace saat menerima audensi Sekaa Teruna (ST) Bina Marga, Banjar Mas, Desa Sayan, Ubud, Gianyar, Kamis (10/12/2020).
304 Melihat

DENPASAR, posbali.co.id – Sekaa Teruna (ST) Bina Marga, Banjar Mas, Desa Sayan, Kecamatan Ubud, Gianyar bakal menggelar beragam lomba secara virtual. Lomba Diorama Virtual Event 2020 ini mengangkat tema “Metangi” yang berarti “Bangkit”.

Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) didampingi Kepala Bidang Dokumentasi dan Kebudayaan pada Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Anak Agung Bagawinata sangat mengapresiasi Lomba Diorama Virtual Event 2020 yang akan diselenggarakan ST Bina Marga. “Sekaa teruna sebagai organisasi tradisional yang menjadi wadah kreativitas pemuda-pemudi yang ada di banjar berlandaskan konsep Tri Hita Karana,” kata Cok Ace saat menerima audensi ST Bina Marga, Kamis (10/12/2020).

Menurutnya, kegiatan ini sangat penting sekali dilaksanakan karena memberikan banyak manfaat disamping sebagai wadah bagi generasi muda milenial di tengah masa pandemi Covid-19, juga untuk mengembangkan skill, kekompakan, serta kreativitas dalam bidang E-sport, kebudayaan tradisional, maupun modern.

“Perkembangan teknologi saat ini begitu pesatnya mengakibatkan banyak terjadi berbagai dampak terhadap generasi milenial. Dalam mengantisipasi terjadinya dekadensi moral generasi milenial di era teknologi, saat ini perlu ditanamkan semangat kebersamaan, kebangsaan dan solidaritas, dalam hal ini salah satunya terkait dengan kebudayaan,” jelasnya.

Cok Ace menambahkan, kondisi pandemi Covid-19 diharapkan tidak hanya menjadi tantangan. Namun, dijadikan peluang menggali berbagai ide-ide antimainstream generasi milenial untuk mengatasi kevakuman aktivitas dengan menyelenggarakan sebuah event, atau ikut aktif dalam upaya pelestarian agama, adat dan budaya yang ada di banjar masing-masing.

Cok Ace juga berharap lomba Diorama Virtual Event 2020 tidak sekadar mencari juara, tetapi kegiatan ini menjadi sarana menyosialisasikan program Pemprov Bali Nangun Sat Kerthi Loka Bali, serta keberadaan adat istiadat yang berlandaskan ajaran agama Hindu. “Disamping dapat menjadi sarana efektif untuk melestarikan budaya,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sayan, I Made Andhika, memohon rekomendasi dan sekaligus kesediaan Cok Ace untuk membuka kegiatan tersebut. Lomba bakal dilaksanakan secara daring pada tanggal 20 sampai dengan 27 Desember 2020, dengan mengambil tema Metangi. “Kegiatan ini merupakan pelopor virtual event pertama di Sayan, Ubud,” ujarnya.

Panitia Pelaksana I Kadek Bayu Erawan dan Sekretarisnya Ni Luh Ria Dyasti menambahkan, jenis aspek virtual event 2020 yang dilombakan di antaranya aspek tradisional yaitu tari Baris Tunggal, tari Jauk Manis, tari Condong, tari Teruna Jaya, dan tari Sekar Jagat. Aspek modern seperti TikTok Content Competition, Song Cover & Full Band, dan Modern Dance. Aspek visual yang terdiri dari fotografi dan videografi, dan aspek E-Sport yang meliputi Mobile Legend serta Pubg Mobile. alt

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.