SMK PGRI 3 Denpasar Pilihan Terbaik Masyarakat di Tengah Krisis

Foto: MPLS TIGA KEPALA SMK PGRI 3 Denpasar, Nengah Madiadnyana, membuka MPLS secara virtual, Senin (13/7), ditandai penyematan tanda MPLS pada perwakilan siswa baru. Foto: ist
1,210 Melihat

DENPASAR, posbali.co.id – SMK PGRI 3 Denpasar atau dikenal dengan Trigriska tetap menjadi sekolah terbaik, dikejar masyarakat karena kualitasnya. Ini berkat manajemen Kepala SMK PGRI 3 Denpasar, Drs. I Nengah Madiadnyana, MM., beserta jajaran tak main-main mengelola pendidikan berkualitas.

Di tengah pandemi Covid-19 yang berimbas pada sektor ekonomi, pada PPDB 2020/2021, SMK PGRI 3 Denpasar sukses merekrut 555 siswa baru dari 1.500 lebih peminat. Siswa baru yang tersebar pada dua program keahlian yang Akomodasi Perhotelan (AP) dan Jasa Boga mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) secara virtual, Senin (13/7). MPLS dibuka Kasek Nengah Madiadnyana.

Kasek Nengah Madiadnyana mengaku bersyukur di tengah pandemi Covid-19 dan persaingan ketat, SMK PGRI 3 Denpasar tetap tampil menjadi yang terbaik. Dia berterima kasih kepada masyarakat Bali yang mempercayakan SMK PGRI 3 Denpasar sebagai tempat menuntut ilmu bidang pariwisata.

Ini menunjukkan para orang tua siswa pas menentukan pilihan di SMK PGRI 3 Denpasar yang dikenal sekolah swasta ber-ISO serta terakreditasi A. Serta fasilitas yang lengkap, disamping tenaga pendidik dan kependidikan profesional sebagai multi pelayanan di era milenial. Ini menunjukkan sekolah ini dikelola secara sungguh-sungguh. Karenanya, siswa pun akan diproses secara berkualitas.

Saat MLPS virtual, Kasek Nengah Madiadnyana, tampil interaktif dan menggugah rasa disiplin dan kejujuran siswa baru dengan menanyakan siswa baru apakah siswa baru benar menentukan pilihan di SMK PGRI 3 Denpasar. Semua serentak menjawab ‘’benar’’. Madiadnyana juga membangkitkan rasa percaya diri dan kebanggaan menjadi warga SMK PGRI 3 Denpasar dengan mengumandangkan yel-yel bersih, disiplin, berprestasi dan luar biasa. Bersih, disiplin dan berprestasi inilah dikatakan Madiadnyana menghasilan SMK PGRI 3 Denpasar yang luar biasa.

Di singgung ketatnya persaingan dalam PPDB tahun ini, Madiadnyana yang juga Ketua YPLP PGRI Kota Denpasar ini kembali memohon kepada pemerintah agar dalam PPDB berpihak pada sekolah swasta. Jika pun dengan alasan membantu masyarakat, ia menegaskan, bantulah sewajarnya jangan sampai melebihi ambang batas kewajaran.

Termasuk pula ketika ada keinginan pemerintah menambah sekolah negeri, agar diperhatikan keberadaan yang sudah ada. Jangan mematikan sekolah swasta yang sudah ada. Madiadnyana menyebut, sekolah swasta itu ada jika ada siswa. Ada siswa ada sekolah, ada sekolah ada guru.

Bayangkan saja kalau mematikan sekolah swasta, bukan saja mematikan sekolah saja, juga terkait tanaga kerja. Berapa guru yang nantinya menjadi pengangguran. Karena itu, dia mengingatkan, semua pihak introspeksi diri dan berharap PPDB tahun depan lebih baik lagi dan tak merusak sistem. tra

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.