Siswa Rindu Bersekolah Kembali, ANBK SMK Rekayasa Denpasar Terapkan Prokes Ketat

SUASANA ANBK di SMK Rekayasa Denpasar.
281 Melihat

DENPASAR, posbali.co.id – Kerinduan siswa/siswi untuk bersekolah kembali terlihat jelas di SMK Rekayasa Denpasar. Karena sejak pandemi Covid-19 pada medio Maret 2020 siswa belajar secara online untuk menghindari paparan virus corona.

Senin (6/9), puluhan siswa yang akan mengikuti gladi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK), pagi-pagi buta sudah berada di sekolah yang terletak di Jalan Empu Gandring, Peguyangan, Denpasar Utara.

Kepala SMK Rekayasa Denpasar, Aditya Jelantik, S.Pd., M.Pd., menuturkan, sekitar pukul 07.00 WITA, anak-anak sudah berada di sekolah. Dirinya yang mengawasi peserta didiknya dari CCTV melihat sudah menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang sangat ketat.

“Dari pantauan CCTV melalui handphone saya, anak-anak sudah mandiri mengikuti prokes. Mereka sudah terbiasa. Mulai dari memakai masker dengan baik dan benar, menjaga jarak, mencuci tangan di wastafel hingga mengukur suhu tubuh dilakukan sendiri,” tuturnya kepada POS BALI.

Kepala SMK Rekayasa Denpasar, Aditya Jelantik, S.Pd., M.Pd.,

Dikatakan, sekolah yang dia pimpin sudah siap betul melakukan pembelajaran tatap muka (PTM). Baik tenaga pendidik, kependidikan, dan juga siswanya sudah mengikuti vaksinasi dalam upaya membentuk kekebalan komunal. Kendati demikian, mengingat masih dalam kebijakan PPKM, pihaknya masih menunggu instruksi Dinas Pendidikan.

“Untuk guru-guru sudah tuntas mengikuti vaksinasi tahap I dan II, sedangkan anak-anak ada beberapa yang belum karena mereka ada dengan penyakit penyerta yang diderita sejak kecil (komorbid, red),” ungkapnya.

Sementara terkait ANBK, kepala sekolah yang baru menjabat pada bulan Maret 2021, menurut dia diikuti sebanyak 50 siswa. Dari jumlah itu, 45 siswa sebagai peserta utama, sedangkan sisanya sebanyak lima siswa sebagai peserta cadangan.

“Jadi dari jumlah 94 siswa kelas XI, 50 siswa mengikuti ANBK. Kami sebagai SMK teknologi, mengikuti asesmen yang bertujuan untuk pemetaan dengan full online,” ungkpanya.

Persiapan, lanjut dia telah dilakukan sejak bulan Agustus kemarin. Diawali dengan persiapan hardware, traffic internet hingga simulasi. Bahkan untuk mengantisipasi internet ngadat, pihaknya menyiapkan dua provider.

“Dari kami tidak ada kendala dalam menghadapi ANBK ini. Hanya saja tadi pagi kami mendadak harus update aplikasi, sehingga anak-anak menjadi menunggu. Jika saja itu kemarin pemberitahuannya, pasti sudah kami lakukan,” ujarnya.

SMK Rekayasa Denpasar, Jalan Empu Gandring, Peguyangan, Denpasar Utara

Untuk diketahui, SMK Rekayasa Denpasar yang memiliki jurusan Mulitmedia, Teknik Elektronika, Teknik dan Bisnis Sepeda Motor, Tenik Kendaraan Ringan Otomotif, Teknik Instalasi Tenaga Listrik, Desain Permodelan Informasi Pembangunan, serta Teknik Komputer dan Jaringan, bertujuan untuk menyiapkan peserta didik agar menjadi manusia produktif, mampu bekerja mandiri, mengisi lowongan pekerjaan yang ada di dunia usaha dan dunia industri sebagai tenaga kerja tingkat menengah sesuai dengan kompetensi pada kompetensi keahlian yang dipilihnya.

Selain itu, sekolah ini juga bertujuan menyiapakan peserta didik agar mampu memilih karier, ulet dan gigih dalam berkompetisi. Menyiapkan peserta didik dengan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni agar mampu mengembangkan diri dikemudian hari baik secara mandiri maupun melalui jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

“Membekali peserta didik dengan kompetensi-kompetensi yang sesuai dengan kompetensi keahlian yang dipilih, dan menyiapkan peserta didik mampu serta dapat melanjutkan pendidikan kejenjang yang lebih tinggi,” tandas Aditya Jelantik. alt

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.