Sidik Jari Rusak, Polisi Kesulitan Identifikasi Mayat Mr. X di Pantai Desa Les

Iptu Gede Sumarjaya
37 Melihat

BULELENG, posbali.co.id – Sejauh ini pihak kepolisian masih kesulitan untuk mengungkap identitas jenazah laki-laki yang ditemukan di Pantai Desa Les, Kecamatan Tejakula, Buleleng. Pasalnya, sidik jari yang ada pada diri korban tidak bisa diperoleh karena kondisinya sudah rusak.

Seizin Kapolres Buleleng, Kasubag Humas Polres Buleleng, Iptu Gede Sumarjaya, mengatakan, dari hasil pemeriksaan dan identifikasi awal, ternyata sidik pada tangan jenazah sudah hancur. “Jadi kami kesulitan untuk melakukan identifikasi,” kata Iptu Sumarjaya, Kamis (14/1/2021).

Karena kesulitan memperoleh hasil sidik jari terhadap jenazah tersebut, polisi pun kesulitan untuk dapat mengungkap identitas jenazah itu. “Ini baru sebatas melalui sidik jari. Saat ini belum bisa diambil, sehingga sulit mengetahui identitas jenazah,” jelasnya.

Kesulitan untuk mendapatkan sidik jari terhadap jenazah itu, menurut Sumarjaya lantaran kondisi mayat tersebut sudah rusak. Dari hasil pemeriksaan medis, diduga mayat itu sudah berada di laut sejak 3 minggu sampai 4 minggu sebelum ditemukan. “Upaya lain kemungkinan akan dilakukan autopsi terhadap jenazah,” ujar Iptu Sumarjaya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, dari hasil pemeriksaan sementara diketahui bahwa usia jenazah yang berjenis kelamin laki-laki itu diperkirakan sekitar 20 tahun sampai 65 tahun, dengan ras mongoloid, panjang tubuh kurang lebih sekitar 145 Cm.

Selain itu, ditemukan luka lecet tekan pada dada dan memar pada kedua belah tangan jenazah akibat kekerasan benda tumpul. Kemudian telah terjadi proses adiposera atau pelemakan pada seluruh tubuh. “Untuk sebab kematian tidak dapat ditentukan karena tidak dilakukan bedah mayat,” ucap Iptu Sumarjaya.

Upaya lain yang akan dilakukan, sambung Sumarjaya, dengan cara mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan keluarga agar segera melapor ke pihak kepolisian maupun mengecek langsung ke RSUD Buleleng untuk melihat ciri-ciri jenazah tersebut. “Kami masih menunggu laporan dari masyarakat,” pungkasnya.

Sebelumnya, warga Desa Les, Kecamatan Tejakula, Buleleng, Rabu (13/1/2021) sekitar pukul 10.00 WITA, dihebohkan dengan ditemukannya sesosok mayat laki-laki tanpa identitas di Pantai Palisan desa setempat. Polisi hingga kini masih berupaya mengidentifikasi identitas mayat tersebut lantaran saat ditemukan kondisi mayat sudah memutih dan sulit dikenali. rik

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.