Siasati Pandemi Covid-19, Live The Noise Gelar Kompetisi BMX Virtual Pertama di Indonesia

Foto: ist/Proses live dan sekaligus penilaian Seri Pertama kompetisi BMX Flatland Championship yang dilaksanakan secara virtual live Youtube
229 Melihat

MANGUPURA, posbali.co.id – Guna memfasilitasi penghobi dan penikmat olahraga Bike Motocross Extreme (BMX) di masa pandemi Covid-19, Live The Noise menyelenggarakan virtual competition BMX Flatland Championship. Event yang dibuat secara virtual live tersebut nantinya akan ditayangkan di Channel Youtube secara realtime. Dengan demikian hal tersebut dapat mengobati kerinduan para pecinta olahraga extreem, tanpa mengabaikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Kompetisi tersebut diklaim menjadi yang pertamakalinya di Indonesia bahkan di Asia.

Selaku penyelenggara, Yopy dari Live The Noise menerangkan, penyelenggaraan event tersebut digarap secara digital dengan menggunakan software. Event tersebut sesungguhnya sudah mulai dilaksanakan sejak 4 Juli 2020 , namun itu baru Seri Pertama. Hal itukemudian dilanjutkan dengan Seri Kedua di tanggal 11 Juli 2020, Seri Ketiga di tanggal 18 Juli 2020, dan Seri Keempat atau Final di tanggal 25 Juli 2020. “Jadi nanti dalam video live Youtube akan terlihat ada 3 orang juri dan peserta. Jurinya itu ada dari Jogja, Sidoarjo, dan Australia. Melalui software yang kami gunakan, maka semuanya itu bisa berinteraksi satu sama lain,” ungkapnya Rabu (8/9).

Dipaparkannya, kompetisi tersebut memiliki kriteria penilaian dari tingkat kesulitan, konsistensi, variasi atau kreativitas, serta originalitas trick tersebut. Pesertanya kali ini dibatasi hanya 16 orang flatlander (istilah pemain BMX untuk menyebut orang dalam kategori Flatland). Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Yakni Medan, Tanggerang, Jakarta, Bekasi, Depok, Jogjakarta, Kediri, Jombang, Pandeglang, Kudus, Samboja/Kaltim, Samarinda, dan Sidoarjo. “16 flatlander ini kami kirimi undangan. Jadi yang tidak mendapat undangan dari kami, maka mereka tidak bisa ikut dalam kompetisi. Tapi rencananya di bulan September nanti kami akan laksanakan kegiatan serupa, karena ternyata ada banyak pemain BMX yang ingin ikut,” bebernya.

Sistem penilaiannya kompetisi tersebut menggunakan sistem poin. Dimana masing-masing peserta diberi peluang untuk mengumpulkan poin pada setiap Seri, melalui 2 kali perform selama 2 menit. Dalam kompetisi tersebut para peserta memperebutkan sejumlah uang tunai dan produk dari sponsor. Dengan rincian yakni Rp 2 juta dan produk dari sponsor untuk Juara I, Rp 1 juta dan produk dari sponsor untuk Juara II, dan Rp 500 ribu dan produk dari sponsor untuk Juara III. Pelaksanaan kompetisi tersebut diakuinya juga sudah diketahui dan mendapat dukungan dari Pemerintah Pusat ataupun Daerah. 023

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.