Serahkan Sembako DID, Bupati Artha Kembali Ajak Patuhi Prokes 3M

Bupati Artha saat memberikan bantuan sembako kepada warga Jembrana, Kamis (19/11).
175 Melihat

JEMBRANA, posbali.co.id – Bupati Jembrana I Putu Artha kembali menyalurkan bantuan sembako dari anggaran dana insentif daerah (DID) reward Pemerintah Pusat. Kali ini, selaku Ketua Satgas Covid-19 Jembrana, Bupati Artha menyerahkan bantuan kepada perwakilan warga masyarakat di Kecamatan Mendoyo dan Jembrana, pada Rabu (18/11) dan Kamis (19/11).

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Dandim 1617/Jembrana, perwakilan Polres Jembrana, Sekda I Made Sudiada, perwakilan dari Kejaksaan Negeri Negara, seluruh jajaran Pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Jembrana, serta seluruh perbekel se-Mendoyo dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan (prokes).

Bantuan sosial berupa paket sembako yang diserahkan sejumlah 55.667 paket, sebagai bentuk kepedulian Pemkab Jembrana kepada seluruh warga masyarakat Jembrana. Terlebih di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung. Bantuan ini juga, tegasnya merupakan reward dari Pemerintah Pusat, tidak lepas dari perilaku kedisiplinan warga masyarakat Jembrana dalam menghadapi Covid-19. Di antaranya dengan tetap mematuhi peraturan pemerintah dan tetap mengedepankan prokes sehingga beberapa waktu lalu, Kabupaten Jembrana diganjar hadiah sebagai salah satu daerah dengan kinerja penanganan Covid-19 terbaik di Indonesia.

“Semoga bantuan sosial ini bermanfaat dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat sehari-hari. Dan semoga pandemi ini bisa segera berakhir, masyarakat juga bisa kembali beraktivitas seperti biasanya lagi,” kata Artha saat memberikan bantuan.

Bupati Artha mengajak semua elemen masyarakat untuk tetap mewaspadai penyebaran Covid-19. Tidak hanya kepatuhan dari diri sendiri, tapi juga mengajak lingkungan terdekat, keluarga, hingga kerabat lainnya. Pihaknya juga berpesan kepada masyarakat yang hadir supaya tetap disiplin dan tidak berkerumun dalam menjalani masa pandemi saat ini. Cara ini disebutnya salah satu langkah yang bisa dilakukan guna memutus rantai penyebaran Covid-19.

“Kita semua ingin kondisi pandemi ini bisa segera berakhir. Karena itu, sampai vaksin nanti disalurkan, tetap terapkan protokol 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun) dengan disiplin,” tegas Bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Jembrana, Made Dwipayana, mengatakan, dengan adanya apresiasi dari Pemerintah Pusat atas hasil kerja keras Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jembrana bersama seluruh pemangku kepentingan bersinergi dengan masyarakat, maka Kabupaten Jembrana mendapat DID sebesar Rp14,9 miliar. Dari dana itu, sejumlah Rp8,3 miliar diperuntukkan untuk penyediaan bantuan sosial berupa sembako kepada masyarakat dengan rincian total  55.667 paket.

Untuk Kecamatan Mendoyo disalurkan sebanyak 9.532 paket. Rinciannya Desa Yeh Sumbul 984 paket, Desa Yehembang Kangin 846 paket, Desa Yehembang Kauh 640 paket, Desa Yehembang 1.343 paket, Desa Penyaringan 1.727 paket, Desa Tegal Cangkring 1.101 paket, Desa Pergung 864 paket, Desa Delod Berawah 115 paket, Desa Pohsanten 696 paket, Desa Mendoyo Dangin Tukad 226 paket, dan Desa Mendoyo Dauh Tukad 990 paket.

Untuk Kecamatan Jembrana, jumlah totalnya disalurkan 7.057 paket sembako. Rinciannya Desa Batuagung 665 paket, Desa Dangitukadaya 900  paket, Sangkaragung 530 paket, Yeh Kuning 486 paket, Air Kuning 963 paket, Perancak 890 paket, Dauhwaru 821 paket, Pendem 628 paket, Loloan Timur 960 paket, dan Desa Budeng 214 paket.

“Itu untuk tahap pertama. Kami akan salurkan kembali begitu data penerima usulan desa sudah siap dan diverifikasi. Begitu juga dengan kecamatan lainnya yang belum,” pungkasnya. 024

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.