Sempat Terseret Arus, WNA Afrika Diketemukan Meninggal di Pantai Berawa

ist/petugas BASARNAS Bali bersama potensi SAR melakukan evakuasi jasad korban tenggelam
589 Melihat
MANGUPURA, POSBALI.co.id – Salah seorang WNA asal Republique De Djibouti negara Afrika Timur bernama Sahal Elmi Barkadleh (24) ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, Minggu (2/2). Sebelumnya WNA yang sedang menginap di 777 Legian Guest House tersebut, Sabtu (1/2) sore diketahui berenang di depan VIP Finn’s Beach Club sekitar pukul 18.00 Wita bersama seorang rekannya. Namun keduanya kemudian terseret arus di Pantai Berawa Desa Tibubeneng Kuta Utara, dimana satu orang berhasil diselamatkan dan satu orang lagi menghilang terbawa arus.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali), Gede Darmada, S.E.,M.AP menerangkan upaya pencarian korban sudah dilakukan sejak pihak Basarnas menerima informasi tersebut Sabtu pukul 19.15 Wita. Saat itu pihaknya menerjunkan tim rescue sebanyak 9 orang untuk terjun ke lokasi, dengan berkoordinasi bersama Polsek Kuta Utara, Balawista, pihak pelapor dan teman korban. Sayangnya saat itu upaya pencarian tidak memungkinkan dilakukan, karena kondisinya sudah malam yang membuat terbatasnya jarak pandang dan kondisi ombak saat itu cukup tinggi. Sehingga sangat beresiko jika pencarian ke laut dilakukan saat itu. “Kendati demikian, penyisiran tetap kami lakukan di darat dengan berkoordinasi dengan pihak terkait,”ujar Darmada.

Keesokan pagi, tim SAR gabungan kembali melakukan pencarian korban, dengan mengerahkan 15 personil. Dimana tim SAR terbagi dalam 3 SRU, 2 diantaranya melakukan penyisiran menggunakan rubber boat dan jet sky, sementara SRU lainnya menyisiri daratan sepanjang bibir pantai. Dari upaya tersebut kemudian korban berhasil diketemukan di lokasi sekitar sekitar 500 meter arah utara dari lokasi korban tenggelam, tepatnya di depan Pura Perancak. “Jenasah korban diketemukan masih di dalam air, tapi sudah kepinggir. Melihat hal itu kemudian saksi mata bersama wisatawan kemudian bergegas menarik jenasah tersebut. Akhirnya tim SAR mengevakuasi korban kurang lebih pukul 08.50 Wita,” jelasnya

Usai dievakuasi, selanjutnya korban dibawa ke RS Sanglah dengan menggunakan ambulance milik Balawista Badung. Selama operasi SAR berlangsung turut melibatkan personil dari Basarnas Bali, Balawista, Samapta Polda Bali, Polair Polres Badung, Polsek Kuta Utara, dan relawan. 023

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.