Sekda Tabanan Tinjau Penerapan Prokes di DTW

Sekda Tabanan I Gede Susila ketika meninjau penerapan prokes di salah satu DTW di Tabanan, Minggu (1/11).
94 Melihat

TABANAN, posbali.co.id – Sekda Tabanan I Gede Susila meninjau penerapan protokol kesehatan (prokes) di beberapa daya tarik wisata (DTW) di Kabupaten Tabanan, Minggu (1/11). Hal itu dilakukan sebagai upaya meminimalkan kemungkinan terjadi penyebaran virus pada masa pandemi Covid-19.

Menurut Susila, mengingat banyak wisatawan lokal yang berkunjung ke DTW yang ada di Bali, khususnya di Tabanan, sehingga Pemkab Tabanan kembali memastikan penerapan prokes dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19. Saat peninjauan, Susila didampingi Asisten II dan Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Tabanan, serta Kabid Promosi Disparda Tabanan. Peninjauan tersebut ke beberapa DTW, di antaranya ke DTW Jatiluwih, Air Panas Angseri, DTW Ulundanu Beratan, dan The Blooms Garden.

“Meskipun kasus Covid-19 di Kabupaten Tabanan sudah melandai, namun hal itu bukan jadi sebuah acuan, apalagi jika membuat semua pihak jadi lengah. Kita tidak boleh lengah, dan harus tetap melaksanakan protokol kesehatan secara disiplin,” tegasnya.

Dia berharap, melalui kunjungan ini bisa semakin meningkatkan kesadaran masyarakat tentang arti penting pelaksanaan protap kesehatan secara disiplin. Di samping itu, Tabanan juga diharapkan segera berubah dari zona oranye menjadi kuning, bahkan berubah menjadi zona hijau, sehingga pariwisata Tabanan bangkit kembali.

“Dari beberapa objek wisata yang telah kami kunjungi, saya lihat rata-rata protap kesehatan sudah cukup, namun masih perlu ditingkatkan lagi. Yang terpenting adalah tetap pakai masker, atur jarak, dan rajin mencuci tangan,” tambah Susila.

Salah satu wisatawan asal Bandung, Jawa Barat, Shafira, juga sempat mengapresiasi tentang penerapan prokes di DTW Ulundanu Beratan. “Di Ulundanu Beratan ini, sebelum masuk kami dites menggunakan termogun, dan di setiap sudut juga saya lihat telah dilengkapi dengan tempat cuci tangan,” ujarnya.

Dari segi kebersihan, Shafira menilai DTW sudah sangat bagus dan indah. “Sesuai pengalaman saya, ini the best-lah, ya. Meskipun ada begitu banyak pengunjung, kita juga harus sadar diri dengan selalu pakai masker dan jaga jarak antarpengunjung,” imbuhnya. gap

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.