Sehari, Kasus Positif Covid-19 di Jembrana Bertambah 21 Orang

dr I Gusti Agung Putu Arisantha
726 Melihat

JEMBRANA, posbali.co.id – Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Jembrana terus bertambah. Bahkan, penambahan kali ini sangat tajam, yakni sebanyak 21 orang yang terkonfirmasi positif terpapar virus Corona. Hal tersebut diungkapkan Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jembrana, dr I Gusti Agung Putu Arisantha, Minggu (30/8).

Memang belakangan ini terjadi lonjakan penambahan pasien dibandingkan biasanya. Tambahan pasien itu ada yang berasal dari klaster kantor. Salah satu yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 kemarin adalah Kepala OPD di lingkup Pemkab Jembrana. Lainnya, dari Dinas Kesehatan 2 orang, Dinas PU, serta 1 orang dari BPKAD Jembrana.

“Tambahan hari ini 21 orang terkonfirmasi dari hasil swab positif. Hari ini cukup banyak, hasil dari tracing yang kami lakukan dari pasien terkonfirmasi sebelumnya,” ungkap dr I Gusti Agung Putu Arisantha.

Ia menerangkan, dari tambahan ini ada yang bagian dari klaster Kabid BPKAD serta penularan baru. Saat ini masih ditelusuri dan perluas pelacakannya. Termasuk direncanakan pengambilan tes swab (usap) lagi bagi yang pernah kontak dekat dengan pasien.

Selain itu, ada juga pasien positif yang berasal dari kalangan medis. Di antaranya dua orang bidan yang bertugas di puskesmas serta satu orang perawat di RSU Negara. “Ketiganya memiliki riwayat pernah merawat pasien terkonfirmasi Covid-19. Selain itu, juga terkonfirmasi seorang dokter pensiunan PNS asal Kelurahan Dauhwaru,” jelasnya.

Tambahan pasien terkonfirmasi yang terbilang cukup banyak kali ini juga disumbang dari klaster ibu hamil asal Desa Warnasari, Kecamatan Melaya. Ada tambahan lima positif sekaligus dari klaster ini. Mereka merupakan saudara yang jalin kontak dekat dan tinggal satu natah (pekarangan).

“Dengan tambahan hari ini, secara kumulatif jumlah pasien terkonfirmasi di Jembrana menjadi 143 orang. Pasien sembuh 80 orang serta 2 kasus meninggal dunia,” katanya.

Dokter Arisantha juga mengatakan, saat ini RSU Negara masih merawat 19 orang pasien terkonfirmasi positif. Sementara sisanya, sebanyak 25 orang menjalani isolasi di Hotel Jimbarwana serta dua orang dirawat di Denpasar.

Mirisnya, karena kapasitas hotel yang terbatas, sebanyak 17 pasien harus menjalani karantina mandiri di rumah. “Meskipun isolasi mandiri di rumah, kami tetap awasi kondisi mereka melalui surveilans desa maupun tenaga kesehatan di masing-masing puskesmas. Koordinasi juga sudah dilakukan kepada aparat desa beserta pihak Babinsa dan Bhabinkamtibmas di bawah agar isolasi mandiri berlangsung efektif,” jelasnya.

Penambahan kasus Covid-19 di Jembrana diprediksi ke depan masih akan terjadi penambahan kasus terkonfirmasi positif. Karena itu, Dokter Arisantha mengajak agar masyarakat, jangan pernah berhenti menerapkan protokol kesehatan. “Jangan pernah lelah meskipun situasi pandemi imi telah berlangsung lama. Ini penting untuk memutus penyebaran, sekaligus melindungi diri sendiri serta yang lainnya,” pungkasnya. 024

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.