Sebulan Operasi Yustisi, 126 Pelanggar Prokes Didenda

Penindakan terhadap sejumlah orang pelanggar prokes Covid-19 di Buleleng.
696 Melihat

BULELENG, posbali.co.id – Operasi yustisi penegakan disiplin penerapan protokol kesehatan (prokes) sesuai Pergub Bali No. 46 Tahun 2020 dan Perbup Buleleng No. 41 Tahun 2020 telah berlangsung selama satu bulan. Sebanyak 652 pelanggar prokes terutama masker terjaring dalam operasi tersebut.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Buleleng, Putu Artawan, Selasa (6/10), mengatakan, operasi yustisi yang digelar sejak 7 September hingga 6 Oktober 2020 sudah ada sebanyak 652 pelanggar terjaring. Dari jumlah itu, 126 di antaranya dikenai sanksi denda Rp100 ribu dan 526 lagi diberikan pembinaan.

Dia menjelaskan, terhadap ratusan pelanggar yang terkena sanksi administrasi berupa denda sebesar Rp100 ribu, uang tersebut secara otomatis masuk ke kas daerah Pemkab Buleleng. Bagi pelanggar juga mendapatkan tanda bukti denda uang tersebut.

“Sanksi lebih banyak pembinaan, tapi ada yang kena sanksi administrasi Rp100 ribu. Kalau mereka (pelanggar) saat itu tidak bawa uang, maka otomatis pengganti Rp100 ribu itu ada sanksi sosial, bisa push-up atau yang lain,” kata Artawan.

Dijelaskan Artawan, operasi yustisi rutin digelar dua kali dalam sehari melibatkan tim TNI-Polri. Sasaran dari operasi yustisi ini bukanlah denda melainkan sosialisasi kepada masyarakat terkait prokes terutama penggunaan masker di tengah pandemi Covid-19.

Dari operasi yustisi yang selama ini dilakukan, pelanggaran merata terjadi di 9 kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Buleleng. Meski demikian, menurut Artawan, masyarakat Buleleng sebagian besar sudah memahami penerapan prokes sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Corona.

“Ini upaya kami meyakinkan seluruh masyarakat Buleleng untuk sadar dan taat protokol kesehatan. Kalau kami lihat di lapangan, sebagian besar masyarakat sudah memakai masker untuk perorangan walaupun penggunaannya yang salah, tapi kami sudah berikan pembinaan,” jelas Artawan.

Operasi yustisi penegakan prokes di Buleleng ini akan terus dilakukan hingga menyasar ke tingkat desa-desa. “Kami terus lakukan ke semua kecamatan, berkoordinasi dengan Kapolsek dan Danramil. Semua berjalan hingga ke masing-masing desa agar seluruh masyarakat sadar dan taat pada protokol kesehatan,” pungkasnya. 018

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.