Sarpras Prokes SMP Sisyadika Denpasar Komplit 

Gedung Sekolah Sisyadika
Gedung Sekolah Sisyadika
389 Melihat

DENPASAR, POS BALI – Jelang diberlakukan pelajaran tatap muka (PTM), sekolah yang ada di Kota Denpasar telah menyiapkan berbagai sarana dan prasarana (sarpras) protokol kesehatan (prokes).

Seperti yang dilakukan SMP Sisyadika Denpasar yang tampak juga menyediakan sarpras prokes seperti tempat cuci tangan, penyanitasi tangan, hingga mengatur jaga jarak antar siswa saat akan berada di dalam kelas. Nantinya saat pembelajaran tatap muka, siswa akan dipandu oleh para guru untuk menjalan tetap menjalankan 3M (pakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak) saat di dalam maupan di luar ruangan kelas “Kami akan melakukan simulasi terlebih dahulu sebelum diberlakukannya pelajaran tatap muka. Tentu saja seizin Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Denpasar,” kata Kepala SMP Sisyadika Denpasar, Mercy Victoria Gigir di Denpasar, Minggu (16/5) kemarin.

Dijelaskan, sekolah yang terletak di Jalan Gunung Batur Gang Nangka 3 Denpasar Barat, tepatnya di belakang Pura Tambangan Banjar Pemedilan ini jumlah siswanya tidak terlalu banyak, sehingga sangat memungkinkan mengadakan pelajaran tatap muka.   “Sarpras prokes kami sudah komplit. Selain itu, guru-guru serta seluruh staf juga diwajibkan untuk mengawasi anak-anak dalam pelajaran tatap muka, khususnya di dalam kelas dalam hal menjaga jarak,” ujarnya.

Sementara itu, dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun pelajaran 2021/2022,  pihaknya mengaku bahwa SMP Sisyadika Denpasar memiliki kuota yang cukup memadai. Dari informasi yang dia dapatkan, tahun 2021 ini sebanyak 13.881 siswa lulusan SD akan mengikuti PPDB untuk melanjutkan ke tingkat SMP.

Sedangkan kuota PPDB di 14 SMP di Denpasar sebanyak 4.000-an siswa, sehingga diprediksi terdapat 9.000-an siswa lulusan SD ini tidak bisa ditampung di SMP Negeri. “Kuota sekolah kami sebanyak 128 siswa yang dibagi menjadi empat rombongan belajar, per kelas masing-masing diisi 32 siswa,” imbuhnya.

Dia menambahkan, kendatipun sekolahnya terletak strategis di jantung Kota Denpasar, namun dari segi pembiayaan cukup terjangkau. Hanya Rp1, 4 juta untuk pembelian seragam dan juga termasuk uang gedung. “Sekolah kami memiliki 11 rombel, perpustakaan yang cukup memadai, hingga penyedian Wifi gratis bagi siswa maupun guru,” tandas mantan Kepala SMPN 2 Denpasar ini poll

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.