Sanjaya Terima Kunker Kemenkopolhukam

Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menerima kunker Kemenkopolhukam beserta rombongan, di Ruang Rapat Wabup Tabanan, Kamis (17/12/2020).
204 Melihat

TABANAN, posbali.co.id – Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya yang didampingi Sekda I Gede Susila beserta OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan menerima kunjungan kerja (kunker) Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenkopolhukam) beserta rombongan, di Ruang Rapat Wabup Tabanan, Kamis (17/12/2020). Rombongan tamu tersebut dipimpin Y. Syaiful Garyadi.

Syaiful mengatakan, tujuan kunker tersebut adalah terkait penanganan program kerja ASN dan reformasi birokrasi di pemda yang terdampak Covid-19. “Begitu juga kunker di Kabupaten Tabanan, guna memperoleh data dan permasalahan tata kelola pemerintahan dalam situasi pandemi,” ujarnya.

Sementara itu, Wabup Sanjaya mengapresiasi kunker yang tetap mengedepankan protokol kesehatan pada masa pandemi Covid-19 ini. “Kami di Pemkab Tabanan terus berupaya memberikan sosialisasi kepada masyarakat untuk mengedepankan protokol kesehatan, dengan menjaga kesehatan dan meningkatkan daya imun tubuh,” ujar Sanjaya.

Dikatakan, Kabupaten Tabanan memiliki luas sawah terbesar dari sembilan kabupaten/kota di Bali, yaitu 20.596 hektar dari total 75.464,7 hektare sawah di Bali. Tabanan pun dijuluki ‘lumbung pangannya Bali’. Bukan hanya pertanian yang jadi sumber penghasilan masyarakat, ada juga sektor lain seperti pariwisata dengan
mengandalkan potensi alam.

“Ada beberapa objek wisata yang jadi unggulan. Di antaranya Ulundanu Beratan, Pura Tanah Lot, serta Jatiluwih. Di seluruh objek wisata tersebut juga telah menerapkan prokes yang ketat sehingga tidak perlu khawatir untuk berkunjung,” ujar Sanjaya.

Dia juga menyampaikan bahwa di Kabupaten Tabanan sudah terbentuk BUMDes, yang berfungsi untuk menyerap produk unggulaan yang sebagian besar dari hasil pertanian. “Sudah ada 108 BUMDes dan dua BUMDes bersama, dengan produk unggulan berupa olahan beras, kopi, kelapa berupa VOC, briket, sabun, dan lain-lain,” ujarnya.

Meskipun dalam masa pandemi, pihaknya tetap memaksimalkan kerja ASN, dan melakukan refocusing anggaran. Hal itu sebagai salah satu upaya penanggulangan penyebaran Covid-19 di Tabanan. gap

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.