“Rumpis Kitchen” Penggoda Wisata Kuliner di Kawasan Elit Renon

987 Melihat

DENPASAR, posbali.co.id – Sajian Kuliner “Rumpis Kitchen” meskipun masih tergolong pendatang baru, namun sudah memiliki nama besar di mata pelanggannya. Terutama bagi penggemar cake, seperti donat dan kue penggoda lidah lainnya, Rumpis Kitchen ternyata makin dicari para penggemar wisata kuliner di lokasi strategis kawasan elit Jalan Dewi Madri IV No.6 Renon, Denpasar ini menjadi pilihan utama. “Awalnya market kami anak muda, kalangan milenial. Tapi seiring jalannya waktu dan makin banyaknya keluarga yang datang, maka kami kembangkan lagi,” ungkap Co Founder Rumpis Kitchen ‘Baked with Loves’ Bayu Abiyasa di Renon, Sabtu (25/5/2019) sore.

Menurut Bayu, sesuai dengan namanya Rumpis yang artinya tempat ngerumpi (ngobrol), maka lokasi ini dirancang agar pengunjung betah berlama-lama Pengembangan itu selain menyangkut menu yang awalnya lebih dominan cake, kini ada aneka masakan daging hingga seafood. Tempat yang luas ini juga dikembangkan sehingga cocok untuk kegiatan family, anak muda hingga meeting. “Ditata dengan konsep garden dengan areal yang lapang dan rindang, Rumpis juga cocok untuk acara keluarga. Tapi untuk makanan kita tetap menyediakan bumbu lokal yang sudah tentu disesuaikan dengan selera selain ala western,” jelas Bayu lulusan Australia ini.

Bayu menceritakan ketertarikannya mengembangkan usaha kuliner ini karena sang istri, dr. Anandhita Sudibya senang membuat kue. Seperti untuk menu ayam ada yang bumbu matah dan sambal mbe. Juga ada aneka pizza, burger dan aneka makanan lainnya. Soal menu andalan menurut Bayu, cukup banyak. Tapi untuk kue, salah satunya donat yang memakai bahan baku kentang. Sehingga hasilnya lembut dan wangi. “Mulanya kita pasarkan secara online, namun banyak konsumen yang datang langsung ke toko, sehingga kita kembangkan seperti sekarang ini,” tambah Bayu.

Meski demikian, harga yang dipatok terbilang terjangkau untuk kantong anak muda. Dan untuk melayani konsumen yang makin bertambah, Bayu kini menambah outletnya di Sunset Road Kuta. “Kita juga ada mendatangkan bahan baku dari luar negeri untuk menjaga kualitas,” tutupnya. 016

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.