Rumah Yatim Bali Beri Bantuan untuk Kakak-Adik Yatim karena Covid

Hari Maha Putra dan Hari Maha Surya, kakak-beradik asal Kampung Baru, Buleleng, menerima bantuan dari Rumah Yatim Cabang Bali, Selasa (12/10/2021).
72 Melihat

BULELENG, posbali.co.id – Pandemi Covid-19 telah merenggut banyak nyawa. Yang memprihatinkan, kematian dari beberapa orang itu mengakibatkan ratusan anak menjadi yatim, piatu, bahkan yatim piatu.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak yatim, piatu, dan yatim piatu karena Covid-19 di Bali, Rumah Yatim Cabang Bali dengan program “Save Orphans Affected by Covid-19” memberikan bantuan kepada mereka. Salah satunya kepada Hari Maha Putra (18 tahun) dan Hari Maha Surya (9 tahun), kakak-beradik asal Jalan Selayar, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng.

Menurut penuturan dari Kepala Cabang Rumah Yatim Bali, Agus Kurnia, pada akhir Agustus lalu tepatnya pada tanggal 28, ayah dari Hari Maha Putra atau sering disapa Putra dan Hari Maha Surya atau sering disapa Surya, meninggal dunia karena terjangkit Covid-19. “Kejadian ini membuat mereka sangat berduka dan membuat kehidupan mereka berubah drastis,” ujarnya, Selasa (12/10/2021).

Sembari menangis, Wiji selaku ibu dari Putra dan Surya mengatakan jika, saat ini dirinya sedang mencari pekerjaan agar bisa mengembalikan kondisi perekonomian keluarga pasca ditinggal meninggal suaminya. Namun, sampai saat ini ia belum mendapatkan pekerjaan.

Beruntung, Putra yang saat ini duduk dibangku kelas 3 SMK ditawarkan bekerja di bengkel tempat suaminya dulu bekerja. “Alhamdulillah pihak bengkel menawarkan pekerjaan kepada anak saya, jadinya kami tidak terlalu kesusahan untuk makan, bayar kontrakan,” ucap Wiji.

Meskipun begitu, Wiji merasa tidak tega melihat anaknya harus bekerja keras menggantikan peran ayahnya sebagai tulang punggung keluarga. “Saya tak tega liat Putra yang setiap pulang dari sekolah atau selepas dia sekolah online harus pergi bekerja. Saya berharap segera mendapat pekerjaan,” ujarnya.

Wiji melanjutkan, anak-anaknya, khususnya Surya yang masih kecil seringkali menangis karena teringat ayahnya. Wiji yang juga masih berduka, berupaya menenangkan anaknya tersebut. Ia tak mau anaknya terlalu berlarut dalam duka.

Ketika menerima bantuan dari Rumah Yatim Cabang Bali, Wiji dan kedua anaknya begitu terharu, bahkan sampai meneruskan air mata. “Alhamdulillah, terima kasih kepada Rumah Yatim dan para donaturnya yang telah memberikan perhatiannya kepada anak-anak saya. Saya sangat senang dan terharu bisa menerima bantuan ini, bantuan ini sangat berarti untuk kami. Semoga Allah membalas semua kebaikan dari Rumah Yatim dan para donaturnya,” kata Wiji sembari menangis.

Agus Kurnia menambahkan, program “Save Orphans Affected by Covid-19” dari Rumah Yatim Bali menyasar anak-anak di seluruh Bali. Tidak saja untuk Putra dan Surya, bantuan serupa juga diberikan kepada anak-anak lainnya yang ditinggal meninggal orang tuanya akibat Covid-19. “Sejauh ini sudah 8 anak yang kami bantu, dengan nilai bantuan Rp400 ribu per anak, dan akan berlanjut. Selain dana, kami juga merancang bantuan seragam sekolah,” katanya. rap

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.