RSBM Sulap Ruang Jepun Jadi Ruang Isolasi

DIREKTUR RSBM, dr. Bagus Darmayasa saat menerima kunjungan dari Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Prof. dr. Ketut Suyasa. Foto: ist
740 Melihat

DENPASAR, posbali.co.id – Rumah Sakit Bali Mandara (RSBM) menambah jumlah ruang isolasi untuk mengantisipasi lonjakan pasien yang dikonfirmasi terpapar Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Rumah sakit yang terletak di Sanur ini menyulap ruang Jepun yang merupakan ruangan kelas tiga untuk dijadikan ruang isolasi.

Direktur RSBM, dr. Bagus Darmayasa mengatakan, pengerjaan rehab dilakukan sejak 10 hari lalu, tepatnya 26 April. “Sebelumnya, kami memiliki 6 bed. Dan, dengan rehab ini, maka kami akan memiliki tambahan 34 bed, sehingga total bed yang kami miliki sebanyak 40 bed,” jelasnya, Selasa (5/5/2020).

Menurutnya, ruang Jepun ini sebelumnya satu kamar terdapat enam bed. Namun khusus ruang isolasi, maka diubah menjadi empat bed. “Untuk pasien yang kondisinya parah, maka ditempatkan terpisah. Satu orang satu kamar,” bebernya.

Pihaknya pun menjelaskan alasan dipilihnya ruang Jepun yang terletak di lantai III rumah sakit ini. Selain dari segi pemandangan yang luas sehingga berdampak pada psikis pasien, juga memisahkan dengan pasien umum lainnya. “Jadi ruang ini terpisah sehingga tidak ada orang yang masuk,” lanjutnya.

Dijelaskannya, pintu masuknya pun terpisah. Pasien yang terkonfirmasi positif tidak akan melalui pintu depan/lobi rumah sakit. Melainkan masuk melalui lift barat, dan langsung menuju lantai III. “Jadi kami tidak mencapuradukkan dengan pasien umum,” jelasnya.

Bagus Darmayasa menambahkan, anggaran untuk rehab ini kurang lebih Rp560 juta. Pengerjaan yang terberat adalah membongkar plafon. Karena harus mengubah AC central beraitan dengan damping, mengingat penyakit ini menular yang rentan terjadi kontaminasi sehingga perlu AC konvensional di masing-masing ruangan. ‘’Ruang isolasi itu harus bertekanan negatif,” ungkapnya.

Begitu juga dengan warna, pihaknya melakukan pengecetan dengan warna-warna pastel ke seluruh ruangan sehingga terkesan ekslusif yang mencerminkan rumah sakit berstandar masa kini. “Mudah-mudahan kami bisa melayani para pasien yang terkonfirmasi positif dengan baik di RSBM ini,” harapnya. alt/gre

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.