Revitalisasi RSUD Bangli Gunakan Dana PEN, Pemkab Pinjam Rp75 Miliar

Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, menandatangani pinjaman dana PEN yang ditandatangani secara virtual dengan PT SMI, Kamis (23/9/2021).
57 Melihat

BANGLI, posbali.co.id – Meningkatkan pelayanan masyarakat di bidang kesehatan, Pemkab Bangli rencana merevitalisasi RSU Bangli. Mewujudkan itu, Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, meminjam dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), yang ditandatangani secara virtual dengan Direktur Pembiayaan dan Investasi PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), Kamis (23/9/2021) di rumah jabatan Bupati.

Turut hadir anggota DPRD Bangli, I Gusti Komang Bagus Triana Putra; Kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Bangli, Direktur RSUD Bangli, dan Inspektur Kabupaten Bangli serta Tim Percepatan Pembangunan Kabupaten Bangli.

Sedana Arta dalam sambutannya mengatakan, tujuan pinjaman ini untuk dapat meningkatkan standar dan mutu pelayanan kesehatan masyarakat. Ketersediaan ruang rawat inap maupun rawat jalan, serta bangunan penunjang lain yang memenuhi standar dan ketersediaan sarana dan prasarana kesehatan, kata dia, merupakan bagian tak terpisahkan.

Dia berterima kasih kepada Kementerian Keuangan, Mendagri, DJPK, dan tim terkait lainnya dengan direalisasikannya pinjaman PEN PT SMI senilai Rp75 miliar. Anggaran itu untuk alokasi pembangunan dua blok gedung RSU Bangli yakni Gedung 1A dan 1B berikut perlengkapannya.

Kepala Seksi Pinjaman dan Publikasi Daerah Kementerian Dalam Negeri, Ana, berkata mengapresiasi seluruh jajaran pemerintah pusat dan Pemkab Bangli, PT SMI dan pihak lainnya atas terselenggaranya peminjaman ini. Pemkab Bangli disetujui meminjam dana PEN oleh Mendagri sebesar Rp75 miliar untuk pembangunan RSU Bangli.

Mendagri, jelasnya, menilai Pemkab Bangli memenuhi persyaratan pinjaman PEN. Dia berpesan agar dana pinjaman itu dikelola secara tertib, efisien, ekonomis, efektif, transparan dan bertanggung jawab dengan memperhatikan rasa keadilan, serta kepatutan manfaat untuk masyarakat.

Di sisi lain, Pemkab Bangli juga diharap patuh terhadap kewajiban pinjaman yang dianggarkan dalam APBD pada tahun anggaran berkenaan jangka waktu pinjaman. Dia memastikan Kementerian Dalam Negeri akan bekerja sama dengan Kementerian Keuangan dan PT SMI untuk percepatan mendorong pinjaman PEN tahun anggaran 2021 ini dapat direalisasi.

Direktur Pembiayaan dan Investasi PT SMI, Sylvi Juniartini Gani, menambahkan, nilai permohonan atau pinjaman yang disetujui Rp75 miliar dengan tender pinjaman 8 tahun. Sebelumnya PT SMI berkoordinasi dengan PJPK Kementerian Keuangan terkait rencana usulan PEN Pemkab Bangli, sesuai dengan kegiatan yang jadi usulan untuk pemulihan ekonomi daerah di Bangli.

Penandatanganan pinjaman PEN ini, urainya, merupakan komitmen pemerintah pusat, pemerintah daerah dan juga PT SMI dalam menangani pandemi Covid-19, serta pemulihan ekonomi di Bangli. “Besar harapan kami pinjaman ini dapat digunakan sebaik-baiknya sesuai dengan tujuan yang diajukan dalam dokumen, sehingga proyek yang dibangun bisa selesai tepat waktu dan tepat sasaran,” pungkasnya. 028

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.