Revitalisasi Penerangan Jalan, Pemkot Denpasar Jajaki KPBU

Forum konsultasi publik studi pendahuluan revitalisasi dan pembangunan alat penerangan jalan dengan skema KPBU berlangsung secara hybrid dipusatkan di Gedung DPRD Kota Denpasar, Kamis (14/10/2021).
60 Melihat

DENPASAR, posbali.co.id – Pemkot Denpasar menjajaki Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) guna mendukung Revitalisasi dan Pembangunan Alat Penerangan Jalan. Tahapan kegiatan KPBU telah dimulai dengan pelaksanaan forum konsultasi publik studi pendahuluan yang berlangsung secara hybrid (luring dan daring) pada Kamis (14/10/2021).

Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, bertempat di Gedung DPRD Kota Denpasar. Dia mengatakan, Denpasar sebagai ibukota Provinsi Bali menjadi pusat berbagai kegiatan mulai dari pemerintahan, perdagangan, kesehatan, pendidikan, dan lainnya. Kondisi ini mengakibatkan pesatnya laju pembangunan sehingga perkembangan lalu lintas dan prasarana jaringan jalan terus meningkat, yang juga bermuara pada adanya permasalahan keamanan dan keselamatan lalu lintas jalan.

Sebagai upaya menindaklanjuti permasalahan keamanan dan keselamatan lalu lintas, Pemkot Denpasar telah merancang solusi dengan peningkatan infrastruktur yang dimulai dengan revitalisasi dan pembangunan alat penerangan jalan secara komprehensif di Kota Denpasar. “Karenanya, Pemkot Denpasar mencoba alternatif pembiayaan, salah satunya dengan menjajaki kerja sama dengan pihak swasta melalui skema KPBU,” jelasnya.

Arya Wibawa meyakini skema pembiayaan ini menjadi solusi percepatan pembangunan infrastruktur guna memberikan pelayanan kepada masyarakat secara maksimal. “Melalui penyelenggaraan konsultasi publik ini kami harapkan dapat tercipta diskusi dan pemikiran inovatif dari seluruh pemangku kepentingan sehingga rencana revitalisasi dan pembangunan alat penerangan jalan di Kota Denpasar dapat terwujud sesuai dengan harapan kita bersama,” harapnya

Kepala Bappeda Kota Denpasar, I Putu Wisnu Wijaya Kusuma, mengatakan, revitalisasi dan pembangunan alat penerangan yang menggunakan skema pembiayaan KPBU ini sedianya direncanakan akan menyasar seluruh ruas jalan di Kota Denpasar, baik jalan nasional, jalan provinsi maupun jalan kota. Dalam proyek tersebut dirancang penambahan serta perawatan lampu penerangan jalan yang sudah ada.

“Saat ini di Kota Denpasar terdapat 18.473 LPJU, jumlah tersebut belum termasuk 1.659 kebutuhan LPJU baru, sehingga pelayanan utama akan diprioritaskan pada ruas jalan yang belum memiliki LPJU atau APJ dan pengembangan difokuskan pada konsep smart technology,” jelasnya.

Forum konsultasi publik studi dihadiri secara daring maupun luring antara lain Ketua Komisi I DPRD Kota Denpasar, I Ketut Suteja Kumara; Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana; Anggota DPRD Kota Denpasar, serta pemangku kepentingan terkait lainnya.

Forum konsultasi publik kali ini menghadirkan dua orang narasumber yakni Fungsional Perencana Madya Direktorat Pengembangan Pendanaan Pembangunan Bappenas RI, Astu Gagono Kendarto, dan Kepala Bappeda Kota Denpasar, I Putu Wisnu Wijaya Kusuma. 026

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.