Reformasi Birokrasi dan SAKIP Kota Denpasar Dievaluasi

Wali Kota Rai Mantra didampingi Sekda Rai Iswara saat mengikuti Evaluasi RB dan SAKIP Tahun 2020 dari Kantor Wali Kota Denpasar, Selasa (25/8).
327 Melihat

DENPASAR, posbali.co.id – Pemkot Denpasar mengikuti pelaksanaan Evaluasi Reformasi Birokrasi (RB) dan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) Tahun 2020. Pelaksanaan evaluasi oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) RI ini digelar secara virtual yang diikuti Wali Kota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra, dari Kantor Wali Kota Denpasar, Selasa (25/8).

Dalam kesempatan tersebut, Rai Mantra memaparkan berbagai kebijakan strategis serta inovasi berbasis digitalisasi yang diterapkan di lingkungan Pemkot Denpasar. Selain itu, berbagai terobosan guna mendukung percepatan penanganan Covid-19 baik dari segi kesehatan maupun pemulihan ekonomi turut disampaikan.

Ia memaparkan, Denpasar dengan moto sewaka dharma yang bermakna ‘melayani adalah kewajiban’ senantiasa mengutamakan kepentingan rakyat. Terkait RB, Pemkot Denpasar selalu mempedomani 8 area pelaksanaan RB. “Penerapan reformasi birokrasi secara berkelanjutan terus disosialisasikan hingga lapisan terbawah, termasuk dalam internal pemerintahan baik secara konvensional dan berbasis digitalisasi dengan monev yang berkala,” ujarnya.

Berkaitan dengan SAKIP, Rai Mantra menjelaskan berbagai upaya tindak lanjut atas rekomendasi tahun sebelumnya juga sudah dioptimalkan. Hal ini diwujudkan dengan penyusunan pohon kinerja serta perjanjian kinerja berjenjang di setiap OPD.

Lanjut dia, di tahun 2020 ini dengan mewabahnya Covid-19, pelaksanaan evaluasi SAKIP difokuskan pada penanganan Covid-19. Berbagai upaya berkelanjutan sudah dan akan terus dilaksanakan. Mulai dari penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) yang pelaksanaannya dari tingkat kota, kecamatan, desa/kelurahan hingga dusun/lingkungan. Selain itu, sistem pencegahan mandiri melalui Jagabaya sebagai solusi untuk tetap produktif sekaligus aman di masa Covid-19 juga telah diterapkan.

Sebagai tanggung jawab untuk memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat, transformasi digital yang telah dikemas dalam Denpasar Smart City turut diterapkan. Aplikasi guna memberikan kemudahan bagi pelayanan publik serta penerapan RB yang sudah diterapkan seperti Karma Simanis, Sipon, Absensi Online, Divos, PRO Denpasar, Si Taring, Optimalisasi Pelayanan Online di MPP Sewaka Dharma, E-Kinerja, serta beragam aplikasi berbasis digital  lainnya.

“Pelayanan publik bagi masyarakat terus dioptimalkan dengan penerapan sistem daring, dan untuk memastikan produktivitas ASN dan pegawai turut diterapkan absensi online berbasis GPS,” katanya. Wali Kota berharap semoga tahun ini nilai dan predikat RB dan SAKIP Pemkot Denpasar dapat ditingkatkan. 026

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.