Razia Masker di Desa Sanur Kaja, 10 Orang Didenda

Pelaksanaan razia penegakan prokes di wilayah Desa Sanur Kaja, Kota Denpasar pada Rabu (12/2/2020).
313 Melihat

DENPASAR, posbali.co.id – Tim Gabungan yang terdiri atas unsur TNI/Polri, Linmas, Satgas Gotong Royong Desa Sanur Kaja menggelar razia penegakan hukum penerapan protokol kesehatan (prokes). Kegiatan yang digelar di Simpang Empat Jalan Hang Tuah, Jalan Sedap Malam, dan Jalan Tukad Nyali ini dilaksanakan pada Rabu (2/12/2020) pagi.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 18 orang terjaring lantaran tidak menerapkan standar prokes terkait penggunaan masker. Dari jumlah tersebut, sebanyak 10 orang dikenakan sanksi denda sesuai dengan Pergub Bali No. 46 Tahun 2020 dan Peraturan Wali Kota Denpasar Nomor 48 Tahun 2020. Sedangkan 8 orang lainnya diberikan pembinaan.

Perbekel Desa Sanur Kaja, I Made Sudana, menjelaskan kegiatan penegakan hukum (yustisi) ini dilaksanakan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19 dalam tatanan kehidupan era baru. Kegiatan ini dilaksanakan dengan mengecek prokes kepada masyarakat yang melintas, serta melakukan pemantauan dan teguran, dengan memberikan imbauan kepada masyarakat tentang prokes.

“Dengan melaksanakan razia ini diharapkan masyarakat semakin meningkatkan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan,” ujar Sudana.

Lebih lanjut dijelaskan, pelaksanaan penindakan ini tidak semata mengenakan denda, melainkan memberikan efek jera sehingga masyarakat dapat tergugah kedisiplinan dalam menerapkan prokes. Dia menekankan bahwa dalam mendukung percepatan penanganan Covid-19 diperlukan kerja sama seluruh pihak, utamanya masyarakat. Ditegaskannya, masyarakat merupakan garda terdepan dalam pencegahan penularan Covid-19.

“Jadi, masyarakatlah yang menjadi garda terdepan, dan kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan adalah kunci utama. Tetap produktif, tapi protokol kesehatan wajib,” ujarnya.

Menurut Sudana, kesadaran masyarakat untuk menerapkan prokes berkendara, yakni menggunakan masker sudah mulai meningkat. “Selama 2 jam sidak kami hanya menemukan 18 orang yang melanggar, dan yang lainnya terpantau sudah menerapkan dengan baik. Jadi, untuk kebaikan bersama mari disiplin menerapkan protokol kesehatan saat bepergian dan bertemu dengan orang lain,” pungkasnya. 026

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.