Rapat Koordinasi Bari dengan Pokli Gubernur Bali, Percepat  Implementasi Program OPD

Foto: Suasana Rapat kordianasi antara Pokli Pembangunan Gubernur dengan OPD (Bari-Badan Riset dan Inovasi) Daerah di ruang Rapat Pokli Renon. POSBALI/021
725 Melihat

DENPASAR, posbali.co.id – Guna mempercepat implementasi tugas-tugas semua OPD (Organisai Perangkat Daerah), Senen (20/1)  Kelompok Ahli (Pokli) Gubernur Bali dan Badan Riset dan Inovasi (Bari) Daerah untuk pertama kali, mengadakan rapat kordinasi di Kantor Pokli, kawasan Renon Denpasar.

Rapat dipimpin Kordinator Pokli Prof. Damriyasa didampingi Kepala Bari Made Gunaja. Semua anggota Pokli Gubernur Bidang Pembangunan hadir dalam pertremuan tersebut, sementara Gunaja didampingi semua Kepala Bidang dan staf terkait.

Damriyasa mengatakan, tujuan pertemuan mempercepat implementasi tugas-tugas  yang dibebankan Gubernur kepada OPD. Sejumlah regulasi masih harus diselesaikan dengan cepat, dan tugas lain harus segera dieksekusi oleh Kepala Dinas/Kepala Badan masing-masing.

Anggota Pokli sesuai bidang masing-masing dapat melakukan pendampingan terhadap OPD, supaya program dapat dilakukan sesuai visi dan misi Gubernur Bali.

Tahun 2019, Pokli Gubernur dibawah kordinasi Bappeda, namun mulai tahun 2020 ini Pokli Pembangunan Gubernur yang anggotanya terdiri dari akademisi dan praktisi itu di bawah kordinasi Bari (Badan Riset dan Inovasi) Daerah Bali. Kegiatan anggota Pokli selama tahun 2020 ini difasilitasi  Bari, sebuah OPD yang baru dibentuk Gubernur Wayan Koster mulai tahun ini.

Prof Damri, yang juga Rektor UNHI  itu menjelaskan , tugas anggota Pokli semakin berat karena harus menyelesaikan sejumlah regulasi sebagai landasan pembangunan Bali ke depan. Oleh karena itu, semua pekerjaan sehari-hari harus terukur dan selalu dilaporkan sampai di mana proses pekerjaan itu telah dilakukan.

Sejumlah pekerjaan yang masih penting dibahas menyangkut Rapergub Pelindungan Pura dan Pretime, Rapergub Pengendalian Toko Modern dan Rapergub Tentang Standar Perizinan. Banyak hal juga perlu dikerjakan seperti Konsep Pengembangan Perekonomian Bali, Membangun Sentral Produk Pertanian, Pengembangan Industri Herbal dll.

“Saya minta semua anggota Pokli aktif melaksanakan tugas sesuai bidang masing-masing,” kata Prof Damriyasa.

Ia juga mengharapkan, setiap anggota Pokli sesuai kepakaran masing-masing, selalu mengklarifikasi sorotan masyarakat terhadap kebijakan dan kinerja Gubernur Bali.  Jangan sampai ada isu-isu liar yang tidak jelas, sebab apa yang dilakukan Pemprov Bali didasari atas regulasi yang sudah ada. 

“Sebagai anggota Pokli Pembangunan,  semua harus memback-up kebijakan Gubernur guna menuju cita-cita membangun Bali Era Baru,” kata Damriyasa . 021

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.