Purnatugas, Rai Mantra-Jaya Negara Serahkan Memori Jabatan kepada Plh. Wali Kota Denpasar Made Toya

Penyerahan Memori Jabatan dari Wali Kota-Wakil Waki Kota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra-IGN Jaya Negara, kepada Plh. Wali Kota Denpasar, I Made Toya, di Graha Sewakadarma Kota Denpasar, Rabu (17/2/2021).
141 Melihat

DENPASAR, posbali.co.id – IB Rai Dharmawijaya Mantra dan IGN Jaya Negara resmi mengakhiri masa tugas sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Denpasar pada Rabu (17/2/2021). Berakhirnya masa bakti kepemimpinan pasangan Dharma Negara ditandai dengan Penyerahan Memori Jabatan kepada Plh. Wali Kota Denpasar, I Made Toya, di Graha Sewakadarma Kota Denpasar.

Kegiatan yang digelar dengan disiplin penerapan protokol kesehatan ini dihadiri Asisten I Pemprov Bali, I Gede Indra Dewa Putra; Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede; Kajari Denpasar, Luhur Istigfar; Dandim 1611 Badung, Kolonel Inf. Made Alit Yudana; Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan; serta Wakil Ketua PN Denpasar, I Wayan Gede Rumega. Dalam kesempatan tersebut, Rai Mantra bersama Jaya Negara turut menyerahkan buku kepada Forkopimda Kota Denpasar.

Rai Mantra mengatakan setiap derap ada batas masanya, sebagaimana langkah pengabdian sebagai Wali Kota Denpasar telah tiba pada garis akhirnya. Maka dengan segala kerendahan hati, dia memohon diri dari ruang pengabdian tersebut menuju ke ruang pengabdian berikutnya.

“Saya mengucapkan berlaksa terima kasih kepada semua pihak yang selama ini telah bersama-sama, langsung maupun tak langsung, membangun Kota Denpasar khususnya dalam gerakan muda menuju orange economy yakni gerakan ekonomi kreatif berbasis budaya tradisi lokal demi harga diri, harkat, dan martabat masyarakat kota denpasar serta kesejahteraan bersama,” katanya.

Rai Mantra mengatakan, tentu ada banyak kekurangan yang harus digenapi, ada banyak kelemahan yang harus dikuatkan, dan ada banyak kesalahan yang harus diperbaiki, entah yang bersifat individual, komunal, maupun institusional. “Untuk semua itu di atas saya memohon maaf yang sebesar-besarnya dan setulus-tulusnya,” kata Rai Mantra.

Jaya Negara yang juga merupakan Wali Kota Terpilih mengatakan bahwa pihaknya siap melanjutkan estafet kepemimpinan Wali Kota Rai Mantra. Di mana, fokus pembangunan ekonomi kreatif dan industri kreatif sebagai terobosan ekonomi keberlanjutan akan terus digencarkan. “Jadi sejak awal kami berkomitmen untuk membangkitkan industri kreatif sehingga ke depan akan terus dilanjutkan,” ujarnya.

Sementara itu, Plh. Wali Kota Denpasar, I Made Toya, mengatakan pihaknya akan terus berusaha mengawal program kerja Pemkot Denpasar yang telah ditetapkan. Hal ini utamanya berkaitan dengan pelaksanaan percepatan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi masyarakat. “Jadi sesuai dengan tupoksi, kami akan mengawal pelaksanaan program kerja Pemkot Denpasar, utamanya dalam mendukung percepatan penanganan Covid-19 dan pemulihan perekonomian masyarakat,” jelasnya.

Berakhirnya masa bakti Wali Kota-Wakil Wali Kota Denpasar, Rai Mantra-Jaya Negara pada 17 Februari mengharuskan adanya Plh Wali Kota. Hal ini lantaran diundurnya pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Denpasar hasil Pilkada 2020, yakni IGN Jaya Negara dan Kadek Agus Arya. Adapun I Made Toya yang saat ini merupakan Penjabat (Pj) Sekda Kota Denpasar ditunjuk menjadi Plh Wali Kota Denpasar oleh Gubernur Bali Wayan Koster. rap

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.